PPKM Darurat Jateng

Enam Jalur Masuk Kendal Ini Disekat, Disuruh Putar Balik Jika Tak Bawa Bukti Vaksinasi

Penyekatan tim gabungan di Kabupaten Kendal dilakukan sepanjang 24 jam dengan memasang barrier di beberapa titik dilengkapi tambang pembatas.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Pembatas jalan berupa barrier dan tambang dipasang petugas kepolisian untuk menyekat jalur di Pertigaan Ketapang, Kabupaten Kendal, Jumat (9/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Satlantas Polres Kendal melakukan penyekatan arus lalu lintas di Jalan Pantura, Pertigaan Ketapang menuju arah Kota Kendal.

Penyekatan dimulai pada Jumat (9/7/2021) hingga 20 Juli 2021.

KBO Satlantas Polres Kendal, Iptu Imam Sofiyan mengatakan, penyekatan dilakukan sepanjang 24 jam dengan memasang barrier di beberapa titik dilengkapi tambang pembatas.

Petugas akan bersiaga secara bergantian untuk memantau arus lalu lintas agar tidak ada pengendara yang nekat menerobos pembatas jalan.

Baca juga: DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2020 Kendal, Wabup: Kami Teruskan ke Gubernur

Baca juga: 41 Destinasi Wisata Masih Tutup di Kendal, Disporapar: Patuh PPKM Darurat

Baca juga: Bupati Kendal dan Istri Positif Covid, Dico: Kurang Tahu Darimana Tertular

Baca juga: Pesta Pernikahan Warga Kedungsuren Kendal Dibubarkan, Polisi: Langgar Aturan PPKM Darurat

Iptu Imam menjelaskan, penyekatan di perbatasan Ketapang dilakukan dengan membagi arus lalu lintas dari Kota Semarang menuju Kota Kendal menjadi dua arah. 

Khusus kendaraan besar seperti truk, bus, termasuk pengangkut barang diperbolehkan melewati Pantura ke arah Jakarta.

Untuk arus lalu lintas kendaraan kecil seperti mobil pribadi dan sepeda motor dialihkan menuju jalan tembus di Jalan Tentara Pelajar.

"Penyekatan ini ditujukan, pertama mengurangi mobilitas masyarakat ke arah Kota Kendal."

"Arus lalu lintas dari arah timur Kota Semarang ke barat dibagi dua."

"Mobil besar, angkutan umum, dan truk bisa lewat jalur Pantura ke arah kota."

"Untuk mobil dan motor ke arah Jalan Tentara Pelajar atau jalan tembus," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (9/7/2021).

Iptu Imam menegaskan, penyekatan di dalam Kota Kendal hanya ditujukan untuk mengurai kepadatan lalulintas.

Petugas tidak memutar balik kendaraan yang tidak membawa kelengkapan surat kesehatan

"Untuk yang dari arah Jakarta menuju Kota Semarang di jalur Pantura Kota Kendal tidak disekat," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved