Berita Jawa Tengah

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2020 Kendal, Wabup: Kami Teruskan ke Gubernur

Pengeluaran pembiayaan daerah pada 2020, dari yang diangarkan Rp 6 miliar terealisasi Rp 6 miliar, mencapai 100 persen di Kabupaten Kendal.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Penandatanganan nota persetujuan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 oleh pimpinan DPRD dan Wakil Bupati Kendal, Jumat (9/7/2021) saat rapat paripurna. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - DPRD Kabupaten Kendal menyetujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 oleh Pemkab Kendal.

Nota persetujuan ditandatangani Ketua DPRD Muhammad Makmun, Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki, dan beberapa pimpinan dewan dalam rapat paripurna, Jumat (9/7/2021) di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Kendal.

Penyelenggaraan paripurna dilakukan dengan protokol kesehatan ketat dan pembatasan peserta maksimal 30 persen.

Sisanya, mengikuti rapat paripurna melalui virtual. 

Baca juga: 41 Destinasi Wisata Masih Tutup di Kendal, Disporapar: Patuh PPKM Darurat

Baca juga: Bupati Kendal dan Istri Positif Covid, Dico: Kurang Tahu Darimana Tertular

Baca juga: Pesta Pernikahan Warga Kedungsuren Kendal Dibubarkan, Polisi: Langgar Aturan PPKM Darurat

Baca juga: Dua Minimarket di Kendal Ini Dapat Surat Teguran, Disdag: Karena Buka Sampai Pukul 22.00

Muhammad Makmun selaku pemimpin sidang mengatakan, naskah persetujuan bersama Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020 ini akan ditindaklanjuti untuk disampaikan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai bagian evaluasi. 

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki menyampaikan, rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun Anggaran 2020 sudah dilakukan pembahasan dengan DPRD untuk mendapatkan persetujuan bersama. 

Katanya, hal ini menjadi bukti bahwa eksekutif dan legislatif berperan bersama dalam membangun Kabupaten Kendal.

Dalam sambutannya, Windu Basuki mengatakan, pelaksanaan APBD 2020 terdiri dari beberapa item.

Pertama, dari target pendapatan asli daerah (PAD) Kendal Rp 2,14 triliun tercapai Rp 2,13 triliun atau 99,1 persen.

Sedangkan realisasi belanja daerah mencapai Rp 1,64 triliun atau 88,4 persen dari target yang dianggarkan Rp 1,8 triliun.

Selain itu, realisasi pencapaian pengeluaran transfer pemerintah mencapai 99,9 persen dari target yang dianggarkan Rp 395 miliar. 

"Kabupaten Kendal juga menerima pembiayaan daerah dari total yang dianggarkan Rp 112 miliar, terealisasi Rp 97 miliar, atau 86 persen."

"Untuk pengeluaran pembiayaan daerah pada 2020, dari yang dianggarkan Rp 6 miliar terealisasi Rp 6 miliar, mencapai 100 persen," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (9/7/2021).

Windu Basuki melanjutkan, dalam pembiayaan netto, tercapai 85 persen senilai Rp 91 miliar dari total yang dianggarkan Rp 106 miliar.

Sehingga, masih menyisakan Silpa Rp 182 miliar dari total anggaran yang ada. 

"Kami berterima kasih banyak kepada DPRD dan semua pihak yang terlibat."

"Selanjutnya, hasil ini akan disampaikan ke Gubernur Jawa Tengah untuk dilakukan dievaluasi," tuturnya. (*)

Baca juga: Sementara Waktu Jadi Wahana Bermain Anak, Biasanya Jalan Sudirman Purwokerto Dipadati Kendaraan

Baca juga: RSUD Margono Soekarjo Purwokerto Kembali Berinovasi, Kini Hadirkan Si Bina Cantik Bingits

Baca juga: Gerakan Tiga Hari Purbalingga di Rumah Saja, Ini Sembilan Titik Penyekatan, Dimulai Besok Jumat

Baca juga: Layani Makan di Tempat saat PPKM Darurat, 2 Pemilik Warung di Purbalingga Jalani Sidang Yustisi

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved