Penanganan Corona

Bakal Disemprot Disinfektan, Seluruh Toko dan Pasar Tradisional di Kebumen Tutup Hari Minggu

Seluruh toko dan pasar di Kebumen akan ditutup sehari, Minggu (11/7/2021).

Editor: rika irawati

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Seluruh toko dan pasar di Kebumen akan ditutup sehari, Minggu (11/7/2021).

Langkah ini diambil di tengah penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat lantaran kasus Covid-19 di wilayah tersebut terus meningkat.

"Insyaallah, besok pada hari Minggu, kami akan tutup semua toko-toko di Kota Kebumen karena kasusnya (kasus Covid-19, Red) sangat tinggi," kata Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, dikutip dari Kompas.com, Rabu (7/7/2021).

Selain itu, pihaknya juga akan menutup pasar utama di Kota Kebumen.

"Kemudian, Pasar Tumenggungan Kebumen dan pasar pagi, juga akan kami tutup total," ujar Arif.

Baca juga: Rumah Warga Terpapar Corona Ditempeli Stiker: Polres Kebumen: Sekadar Penanda dan Pengingat

Baca juga: Dilarang Berjualan selama PPKM Darurat, PKL di Kebumen Bakal Terima Bansos Tunai Rp 750 Ribu

Baca juga: Gubernur Ganjar Puji Kesiapan Kebumen Terapkan PPKM Darurat: Ada Call Center 24 Jam setiap Hari

Baca juga: Diketuai Frans Haidar, Berikut Tugas Pokok Tim Supervisi Bentukan Pemkab Kebumen

Selama penutupan, pihaknya akan melakukan penyemprotan disinfektan di pasar dan sepanjang ruas jalan di Kota Kebumen.

Upaya ini dilakukan, sebagai bentuk ikhtiar Pemkab bersama seluruh jajaran Forkompinda untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

"Kebumen, sampai saat ini, masih menempati posisi nomor 4 dengan kasus Covid-19 terbesar di Jateng. Jadi, ini harus menjadi perhatian kita bersama, untuk terus berusaha menjaga diri, menjaga keluarga dengan terus menerapkan prokes," kata Arif.

Berdasarkan laporan dari petugas gabungan Satgas Covid-19, masih cukup banyak yang belum mematuhi prokes.

"Kalau tidak penting dan mendesak, saya minta, masyarakat tetap di rumah, kurangi mobilitas. Saat ini, rumah adalah tempat yang aman. Kami juga sudah berupaya melakukan menyekatan jalur yang masuk arah ke kota," ujarnya.

Baca juga: Tempat Tidur Penuh, IGD RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Sementara Tak Terima Pasien Covid

Baca juga: Remaja asal Sidareja Purbalingga Tewas di Sungai Gintung, Tenggelam saat Mandi bersama 5 Teman

Baca juga: Hasil Euro 2020: Italia Melaju ke Final, Singkirkan Spanyol Lewat Adu Pinalti 4-2

Baca juga: Harga Emas di Pegadaian Pagi Ini, Rabu 7 Juli 2021: Rp 976.000 Per Gram

Dalam masa PPKM darurat ini, Arif kembali menegaskan, sudah tidak ada lagi zona hijau. Semua dinyatakan zona merah.

Artinya, semua kegiatan masyarakat yang bisa mengundang keramaian maka jelas dilarang atau tidak diizinkan lagi. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Covid-19 Meningkat, Toko dan Pasar di Kebumen Akan Ditutup Minggu Depan".

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved