Breaking News:

Penanganan Corona

Dilarang Berjualan selama PPKM Darurat, PKL di Kebumen Bakal Terima Bansos Tunai Rp 750 Ribu

Pemerintah Kabupaten Kebumen bakal memberi bantuan sosial (bansos) kepada pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak PPKM Darurat.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok Humas Pemkab Kebumen
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bertemu para pedagang Alun-alun Kebumen untuk menyosialisasikan jam malam dan aturan berjualan selama PPKM Darurat, Sabtu (3/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten Kebumen bakal memberi bantuan sosial (bansos) kepada pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Terutama, mereka yang dilarang berjualan di alun-alun atau di tempat wsiata yang tutup selama PPKM Darurat diberlakukan.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan, selama PPKM Darurat, 3-20 Juli, pihaknya akan menutup jalan yang masuk ke arah kota, setiap pukul 20.00 WIB.

Karena itu, para pedagang kaki lima yang berada di Alun-alun dan di wilayah kota Kebumen diminta tutup pukul 20.00 WIB.

Baca juga: Gubernur Ganjar Puji Kesiapan Kebumen Terapkan PPKM Darurat: Ada Call Center 24 Jam setiap Hari

Baca juga: 2 Mobil Sempat Terjebak saat Longsor Terjang Jalan Penghubung Kebumen-Banjarnegara

Baca juga: Cegah Lonjakan Kasus Covid, Pemkab Kebumen Larang ASN Pergi Dinas ke Luar Kota. Rapat Harus Virtual

Baca juga: Cegah Lonjakan Kasus Covid, Pemkab Kebumen Larang ASN Pergi Dinas ke Luar Kota. Rapat Harus Virtual

Begitu juga para pedagang lain yang ada di Alun-alun Karanganyar, Gombong, Kutowinangun, dan Prembun, juga dibatasi jam bukanya.

"Selain pedagang, khusus untuk penyedia jasa mainan anak, kami minta tutup sementara sampai batas waktu yang akan ditentukan lebih lanjut," ujar Arif dalam rilis yang diterima, Sabtu (3/7/2021).

"Pemerintah akan memberikan bantuan masing-masing Rp 750 ribu. Langsung dikirim ke rekening bank, sesuai penerimanya. Harapanya bisa membantu mereka selama kebijakan ini berlaku," jelasnya.

Aturan lain, untuk swalayan atau supermaket, diizinkan buka dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.

Sementara, restoran dan rumah makan hanya diizinkan membuka layanan delivery order atau take away.

Arif juga memastikan semua tempat ibadah ditutup. Masyarakat diminta beribadah di rumah. Objek wisata juga ditutup. (*)

Baca juga: Polisi Tutup Jalan Masuk Kota Pekalongan selama PPKM Darurat, Truk Diarahkan Lewat Tol

Baca juga: Hari Kedua PPKM Darurat di PAI Tegal, Gembok Pintu Timur Dirusak Wisatawan

Baca juga: Artis Jane Shalimar Tutup Usia, Terpapar Covid dan Sempat Alami Sesak Napas

Baca juga: Gerakan Sehari di Rumah Saja di Salatiga: Jalan Masuk ke Kota Ditutup 7 Jam

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved