Penanganan Corona

Diketuai Frans Haidar, Berikut Tugas Pokok Tim Supervisi Bentukan Pemkab Kebumen

Tim supervisi ini harus bisa memastikan semua tim bekerja baik dan efektif dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Kebumen.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
PEMKAB KEBUMEN
Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Pemkab Kebumen membentuk tim supervisi penanganan Covid-19.

Menurut Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, tim supervisi yang dikoordinatori Frans Haidar, Kepala Dispermades P3A Kabupaten Kebumen itu tugasnya berkoordinasi dan mengawasi kinerja enam tim yang sebelumnya sudah dibentuk. 

Tim supervisi ini harus bisa memastikan semua tim bekerja baik dan efektif dalam penanganan Covid-19. 

Baca juga: 2 Mobil Sempat Terjebak saat Longsor Terjang Jalan Penghubung Kebumen-Banjarnegara

Baca juga: Cegah Lonjakan Kasus Covid, Pemkab Kebumen Larang ASN Pergi Dinas ke Luar Kota. Rapat Harus Virtual

Baca juga: Diguyur Hujan, Jalan Provinsi Penghubung Kebumen-Banjarnegara Diterjang Longsor

Baca juga: Hilang 2 Hari, Pemancing yang Tersapu Ombak di Pantai Logending Kebumen Ditemukan Meninggal

"Jadi fungsinya sebagai koordinasi sekaligus alat kontrol," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (1/7/2021). 

Tim supervisi diminta selalu bisa mengecek kondisi di lapangan.

Terutama daerah-daerah yang masuk zona merah di Kabupaten Kebumen.

Arif mengatakan, tim harus tahu, apakah desa-desa yang zona merah ini benar-benar telah menerapkan PPKM Mikro atau tidak.

Termasuk memantau pelaksanaan vaksinasi serta protokol kesehatannya. 

Di sisi lain, dia melihat animo masyarakat Kebumen untuk vaksinasi tinggi.

Bahkan, stok vaksin di Kebumen mendekati habis dan menunggu penambahan dari pemerintah provinsi. 

Bupati juga meminta petugas Satpol PP dan jajaran terkait untuk lebih menggencarkan operasi yustisi.

Yakni dengan memberikan pengarahan dan penindakan jika ada masyarakat yang melanggar aturan atau tidak taat prokes.

"Kebijakan sudah jelas untuk sementara waktu obyek wisata ditutup."

"Pembatasan waktu, jam malam juga diberlakukan sampai pukul 20.00," katanya. (Khoirul Muzakki)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Kasus Melandai, Posko Gabungan Penanganan Covid di Kudus Dibubarkan

Baca juga: Pemkab Kudus Izinkan Pedagang di Tempat Wisata Berjualan, Bupati: Hanya Layani Wisatawan Lokal

Baca juga: Petugas Pemulasara Jenazah RSUP Kariadi Semarang Kewalahan, Sehari Bisa Rawat 25 Jenazah Covid

Baca juga: Ganjar Ajak Gus Miftah Gowes Masuk Pasar dan Kampung di Semarang, Edukasikan Protokol Kesehatan

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved