Penanganan Corona

Bupati Semarang Minta Perusahaan Ikut Sengkuyung, Bantu Warga Isoman Melalui Dana CSR

Pemkab Semarang terus berupaya secara maksimal bersama-sama bergotong royong untuk menekan penyebaran Covid-19, termasuk dampaknya bagi masyarakat.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menunjukkan tanda serah terima bantuan dari sejumlah perusahaan di Kabupaten Semarang, Jumat (2/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Pemkab Semarang berharap bantuan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam penanganan pandemi virus corona (Covid-19) di Bumi Serasi tersebut.

Tidak lain dimaksudkan agar meringankan beban warga yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman). 

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan, sampai saat ini tercatat ada sekira 3.959 orang yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Mereka, baik berstatus penyintas Covid-19 maupun tidak memiliki gejala. 

Baca juga: Ini Aturan Lengkap PPKM Darurat di Kota Semarang, Berlaku Mulai Besok Sabtu 3 Juli 2021

Baca juga: Petugas Pemulasara Jenazah RSUP Kariadi Semarang Kewalahan, Sehari Bisa Rawat 25 Jenazah Covid

Baca juga: Rozi Dapat Narkoba dari Napi di Lapas Kedungpane Semarang, Hendak Antar Pesanan ke Kaliwungu Kendal

Baca juga: Ganjar Ajak Gus Miftah Gowes Masuk Pasar dan Kampung di Semarang, Edukasikan Protokol Kesehatan

"Saat ini jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Semarang mencapai 3.959 kasus."

"Dari data itu, ada 194 orang dirawat di rumah sakit."

"Kemudian tidak bergejala 3.765 orang dan yang saat ini isolasi khusus sekira 440 orang."

"Sehingga, yang melaksanakan isolasi mandiri masih banyak, ada sekira 3.325 orang,” terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (2/7/2021).

Menurutnya, warga yang menghuni tempat isolasi terpusat kebutuhan harian mulai makan, vitamin dan lainnya ditanggung Pemkab Semarang.

Tetapi, warga isoman kebutuhan hariannya dibantu dana desa atau kelurahan dengan jumlah yang terbatas.

Dia menambahkan, Pemkab Semarang terus berupaya secara maksimal bersama-sama bergotong royong untuk menekan penyebaran Covid-19, termasuk dampaknya bagi masyarakat.

"Karenanya, adanya pemanfaatan dana CSR untuk penanganan pandemi Covid-19 ini kami sangat berterima kasih."

"Tahap awal ini bantuan bagi pemenuhan kebutuhan warga isoman dari satu BUMD, Bank Jateng Cabang Ungaran, PT Sido Muncul, PT Grasia, serta PT Coca Cola Amatil Indonesia."

"Adapun jenis bantuan yang diberikan berupa vitamin, hand sanitizer, masker, beras, air mineral dalam kemasan, serta jenis bantuan lain yang dibutuhkan," katanya.

Dia berharap, pengusaha dan pemlik perusahaan yang ada di daerahnya termasuk BUMD untuk bergotong royong membantu mengatasi dampak pandemi Covid-19.

Terlebih lagi di Kabupaten Semarang saat ini ada ratusan perusahaan berskala besar yang memiliki fasilitas produksi (pabrik) di wilayah Kabupaten Semarang.

Belum lagi ratusan perusahaan menengah lainnya.

"Kami juga berharap perusahaan lain untuk membantu Pemkab Semarang dalam penanganan warga isoman melalui dana CSR ke satu pintu di BPBD Kabupaten Semarang," ujarnya. 

Kalakhar BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto mengungkapkan, untuk bantuan yang diterima Pemkab adalah berbagai kebutuhan bagi warga isoman.

Rinciannya, dari Bank Jateng Cabang Ungaran berupa 50 dus masker (isi 50 lembar), empat jeriken (masing-masing 5 liter) hand sanitizer.

Lalu vitamin 5 karton, dan susu murni dalam kemasan sebanyak 5 karton.

Bantuan PT Sido Muncul berupa produk herbal sebanyak 25 karton, vitamin 5 karton, dan 20 botol hand sanitizer

“Sementara dari PT Grasia berupa vitamin sebanyak 2.000 strip."

"Kemudian dari PT Coca Cola Amatil Indonesia berupa beras sebanyak 65 sak  atau sekira 315 kilogram," jelasnya. (M Nafiul Haris)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Gara-gara Buka Pintu, Pengemudi Honda Jazz di Purbalingga Picu Kecelakaan. Sekeluarga Dibawa ke RS

Baca juga: 18 THL Diterjunkan ke 18 Kecamatan di Purbalingga, Bertugas Dampingi UMKM Terdampak Covid

Baca juga: Layanan Kesehatan di Puskesmas Purwokerto Timur I di Banyumas Dialihkan, 32 Pegawainya Positif Covid

Baca juga: Kami Kira Apatis, Ternyata Antusiasnya Tinggi: Bupati Cek Vaksinasi Massal di GOR Satria Purwokerto

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved