Breaking News:

Berita Banjarnegara

Bupati Banjarnegara Siap Bertanggung Jawab, Persilakan Warga Gelar Acara yang Mengumpulkan Massa

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mempersilakan warganya menggelar kegiatan yang mengumpulkan massa.

Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mempersilakan warganya menggelar kegiatan yang mengumpulkan massa. Bahkan, dirinya siap pasang badan dan bertanggung jawab penuh atas kegiatan warga tersebut.

Meski begitu, Budhi mengajukan syarat kepada warga atas kelonggaran itu.

Dia hanya berpesan kepada mereka agar tetap patuh terhadap protokol kesehatan.

"Saya berpesan kepada masyarakat, Pak Bupati bertanggung jawab sepenuhnya untuk kegiatan pengajian, olahraga, kesenian, monggo jalan terus. Tapi jangan lupa, protokol kesehatan harus dilaksanakan, jangan sampai tidak," ungkap Budhi dikutip dari Kompas.com, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Kreatif, Alat Cuci Tangan Buatan RSI Banjarnegara Keluarkan Sabun Tanpa Sentuhan

Baca juga: Cabang Dinas ESDM Serayu Selatan Dorong Peternak di Banjarnegara Olah Kotoran Sapi sebagai Biogas

Baca juga: Merasa Kurang Mampu Tapi Tidak Dapat Bantuan, Warga Banjarnegara Bisa Lapor ke SLRT

Baca juga: Purnawirawan Polri di Banjarnegara Disuntik Vaksin, Program Sambut HUT ke 75 Bhayangkara

Budhi menyayangkan, sebelumnya adanya tindakan represif dari aparat kepolisian dalam penertiban kegiatan kesenian kuda lumping di Desa Limbangan, Kecamatan Madukara, baru-baru ini.

Menurut dia, aparat seharusnya mengutamakan pendekatan persuasif saat penegakan protokol kesehatan.

Tindakan represif, kata Budhi, tidak akan membuat warga tertib namun malah justru memicu resistensi.

Kekecewaan Budhi juga terlihat dari sebuah video pidato yang tersebar di media sosial.

Saat dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (17/6/2021), Budhi membenarkan jika video tersebut diambil pada Minggu (16/5/2021), di Desa Petir, Kecamatan Purwanegara.

"Semua orang ditakut-takuti, tidak boleh keluar rumah. Hajatan tidak boleh, olahraga tidak boleh, yang boleh apa?" kata Budhi dalam video tersebut.

Baca juga: Sebagian Pegawai PN Purwokerto Akan Jalani WFH setelah 4 ASN Terkonfirmasi Positif Covid

Baca juga: Tiga Penjual Togel di Banyumas Ditangkap, Dilaporkan Warga ke Polisi karena Meresahkan

Baca juga: Virus Covid Varian Delta Mudah Menulari Anak Muda, Gejala yang Muncul di Antaranya Pilek

Baca juga: Bupati Hartopo Heran, Kasus Covid Varian Delta di Kudus Banyak: Kok Bisa, Tertular dari Mana?

Budhi juga meminta kepada masyarakat agar tidak takut jika ada aparat yang datang.

Dia menyarankan pada masyarakat untuk memfoto siapapun aparat yang berniat membubarkan acara dan melaporkan kepada perangkat desa.

"Pak Kades bisa melaporkan kepada Pak Camat. Kalau ada oknum yang menakut-nakuti, tolong difoto, laporkan Pak Camat nanti dilaporkan Pak Bupati. Saya akan menindak tegas, jangan takut sama siapapun, yang penting prokes dipakai," jelasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bupati Banjarnegara Izinkan Warga Gelar Kegiatan: Saya Tanggung Jawab Sepenuhnya".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved