Breaking News:

Penanganan Corona

BPSDMD Srondol Semarang Kembali Jadi Lokasi Karantina Covid Terpusat Jateng, 4 Asrama Siap Digunakan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Prnowo meminta Komplek BPSDMD Provinsi Jawa Tengah di Srondol, Kota Semarang, dioptimalkan sebagai lokasi karantina Covid.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meninjau tempat isolasi terpusat di Gedung BPSDM Jateng di Srondol Kota Semarang, Kamis (17/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Prnowo meminta Komplek Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah di Srondol, Banyumanik, Kota Semarang, kembali dioptimalkan sebagai lokasi karantina pasien Covid-19.

Hal itu dilakukan untuk menyikapi tren peningkatan kasus penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah, dalam beberapa pekan terakhir.

Di beberapa daerah, tingkat keterisian atau okupansi tempat tidur isolasi (bed occupancy rate/BOR) juga tinggi.

Catatan Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, ada 17 kabupaten dan kota yang memiliki tingkat keterisian mencapai 70 persen lebih.

"Ini tempatnya bagus, satu area. Kami optimalkan semuanya. Jadi, kalau nanti terjadi outbreak (ledakan kasus covid), kemudian situasi berat karena tren peningkatan sangat eksponensial, kami masukkan sini semua," kata Ganjar dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/6/2021).

Baca juga: Mimpi Purmanto Renovasi Rumah Akhirnya Terwujud, Ganjar Telepon Kepala Disperakim Jateng

Baca juga: Jateng Masih Butuh Banyak Pedonor Plasma Konvalesen, Taj Yasin: Kebutuhan Terapi Bergejala Berat

Baca juga: Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD Jateng Pertanyakan Keberadaan Ganjar, Absen Rapat Paripurna Soal APBD

Baca juga: Bertambah 2009 Kasus, Okupansi RS Rujukan Covid-19 di 17 Kabupaten/Kota di Jateng Tinggal 30 Persen

Ia menjelaskan, di BPSDMD Jateng terdapat empat asrama yang digunakan sebagai tempat isolasi terpusat.

Meliputi, Asrama Sumbing yang terdiri atas tiga bangunan dengan kapasitas sekitar 170 tempat tidur dan saat ini sudah terisi penuh.

Selanjutnya, Asrama Muria dengan kapasitas sekitar 62 tempat tidur, yang saat ini menyisakan enam tempat tidur.

Kemudian, Asrama Sindoro dengan kapasitas sekitar 220 tempat tidur, dan Asrama Merapi sekitar 50 tempat tidur.

"Untuk Sindoro, ini sudah dipesan Kabupaten Semarang. Bupati sudah kontak dan saya izinkan agar bisa membantu kawan-kawan di sana. Kami juga masih punya Merapi sehingga, nanti, kalau dalam situasi yang membutuhkan, kawan-kawan di sini sudah siap," jelasnya.

Baca juga: 14 PKL Liar di Tanah Milik MAJT Ditertibkan, Pedagang Menyewa ke Oknum Rp 600 Ribu/Kapling

Baca juga: 22 Warganya Positif Covid, Desa Manduraga Purbalingga Sempat Di-lockdown. Kini, Dibuka Kecuali Pasar

Baca juga: 99 Pegawai Lapas Purwokerto Jalani Tes Urin, Imbas Seorang Pegawai Ditangkap lantaran Miliki Sabu

Baca juga: Baru Dibuka Lagi, RSDC Kendal Langsung Rawat 20 Warga Positif Covid-19

Gubernur menegaskan, tempat isolasi terpusat tersebut siap menampung pasien covid. Sebab, tempat itu sejak awal kasus Covid-19 muncul di Jawa Tengah, memang sudah dipersiapkan.

Hanya saja, kali ini, Ganjar meminta agar petugas menambah informasi keterisian tempat tidur secara berkala dan dapat diketahui semua orang. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved