Breaking News:

Penanganan Corona

64 Pedagang di Pantai Alam Indah Tegal Jalani Swab, Kapolres: Alhamdulillah Semua Negatif

Puluhan pedagang di objek wisata Pantai Alam Indah (PAI) Tegal menjalani rapid tes antigen, Sabtu (12/6/2021).

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Pedang di objek wisata Pantai Alam Indah (PAI) Tegal menjalani rapid tes antigen, Sabtu (12/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Puluhan pedagang di objek wisata Pantai Alam Indah (PAI) Tegal menjalani rapid tes antigen, Sabtu (12/6/2021).

Ada 64 pedagang yang mengikuti tes deteksi Covid-19, yang diselenggarakan Tim Dokkes Polres Tegal Kota.

Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kota Tegal Maman Suherman mengatakan, tes ini merupakan upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Maman bersyukur, hasil tes rapid pedagang peserta adalah negatif.

Meski demikian, Maman mengimbau pedagang dan pengunjung tetap mematuhi protokol kesehatan secara katat. Apalagi, Kota Tegal berstatus zona oranye.

Baca juga: Tes Swab Pedagang dan Wisatawan PAI Tegal, Kapolres: Masih Banyak yang Abai Protokol Kesehatan

Baca juga: Keren Nih, Kota Tegal Kini Punya Satpol PP Pariwisata, Tugasnya Seperti Ini

Baca juga: Nobar Euro 2021 Dilarang di Tegal, Hartoto: Karena Dipastikan Berkerumun

Baca juga: Driver Ojek Online Ditemukan Tewas Terbakar di Flyover Brebes, Saksi: Antar Penumpang dari Tegal

Namun, dua daerah terdekat, yakni Brebes dan Kabupaten Tegal, berstatus zona merah.

"Alhamdulillah, semuanya negatif. Ini menandakan semua pedagang sehat sehingga PAI aman dikunjungi masyarakat," katanya.

Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo mengatakan, rapid tes antigen tersebut menjadi upaya mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di sektor pariwisata.

Upaya tersebut menjadi inisiatif memastikan para pedagang sehat dan terhindar dari Covid-19.

Ia mengimbau, pedagang dan masyarakat tidak lalai dalam menerapkan protokol kesehatan.

Protokol kesehatan harus diutamakan untuk keselamatan bersama.

"Kegiatan tersebut menjadi upaya kami membuat strategi mengedukasi masyarakat. Mereka juga ketika saya tanya, belum pernah diswab, jadi saya inisiatif meminta kepada tenaga pelayanan kesehatan saya untuk melakukan swab bagi mereka," ungkapnya. (*)

Baca juga: Warga Jepara Diminta Berakhir Pekan di Rumah Saja, Bupati Dian Kristiandi: Kasus Lagi Meningkat

Baca juga: Sembako Bakal Kena Pajak, Ganjar Sebut Kebangetan Kalau Dilakukan

Baca juga: Perbup Purbalingga Nomor 43 Tahun 2021 Sudah Ditandatangani, Ini Besaran Denda Pelanggar Prokes

Baca juga: Tambah Tiga Daerah Berzona Merah di Jateng, Presiden Jokowi Beri Warning Ini

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved