Breaking News:

Berita Tegal Hari

Nobar Euro 2021 Dilarang di Tegal, Hartoto: Karena Dipastikan Berkerumun

Untuk mencegah terjadinya kerumunan, Pemkot Tegal melarang adanya nonton bareng atau nobar selama berlangsungnya Piala Eropa 2021. 

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: deni setiawan
TWITTER/GLASGOW UEFA EURO 2020
Ilustrasi UEFA EURO 2020. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Piala Eropa atau Euro 2021 akan dimulai pada Sabtu (12/6/2021) dini hari, sekira pukul 02.00. 

Turnamen sepak bola negara-negara Eropa tersebut akan berlangsung hingga 12 Juli 2021. 

Untuk mencegah terjadinya kerumunan, Pemkot Tegal melarang adanya nonton bareng atau nobar selama berlangsungnya Piala Eropa 2021. 

Kepala Satpol PP Kota Tegal, Hartoto menegaskan, tidak diperbolehkan adanya kegiatan nobar. 

Karena hal itu justru akan menimbulkan kerumunan dan berpotensi menjadi klaster penyebaran Covid-19. 

Baca juga: Driver Ojek Online Ditemukan Tewas Terbakar di Flyover Brebes, Saksi: Antar Penumpang dari Tegal

Baca juga: Turun dari Mobil Menuju Warteg, Warga Tegal Ini Dipepet Pemotor. Tas Berisi Uang Rp 1 Juta Dirampas

Baca juga: Capaian Vaksinasi Lansia di Tegal Masih Rendah, Baru Mendekati 28 Persen

Baca juga: Sidang Lanjutan Kasus Pencemaran Nama Baik Kodim Tegal Ditunda, Terdakwa Tidak Hadir Karena Sakit

"Namanya saja nobar, pasti ramai-ramai."

"Ini yang dilarang, karena di situ pasti ada kerumunan," kata Hartoto kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (11/6/2021). 

Hartoto menjelaskan, Satpol PP bersama TNI Polri tidak menghalang-halangi masyarakat yang hendak menyaksikan Piala Eropa 2021.

Masyarakat diperbolehkan menonton kejuaraan tersebut dari rumah masing-masing. 

Dia mengatakan, petugas gabungan juga akan menggelar patroli secara rutin untuk mencegah adanya nobar Piala Eropa 2021.

Jika didapati ada kegiatan nobar, maka akan langsung dibubarkan oleh petugas.

"Kami bersama TNI Polri juga akan menggelar patroli secara rutin."

"Termasuk masyarakat, bisa lapor ke kami jika ada kegiatan nobar sepak bola."

"Kami pasti akan menindaklanjutinya,'' tegasnya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Baca juga: Tracking Masif di Kudus, Sehari Bisa Capai Dua Ribu Orang, Belum Tunjukkan Penurunan Kasus

Baca juga: Pemkab Kudus Hentikan Pengiriman Warga Positif Covid ke Asrama Haji Donohudan, Jumlah Bed Menipis

Baca juga: Teka-teki Kemunculan Atta Halilintar di PSG Pati Mulai Terungkap, Nama Klub Bakal Berganti Nama Ini

Baca juga: KABAR DUKA, Buruh Migran Asal Pati Meninggal di Taiwan, Alami Kecelakaan Kerja

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved