Breaking News:

Haji 2021

Dana Haji Rp 150 Triliun Dikabarkan Dipakai untuk Infrastruktur, Ini Penjelasan Kemenag Purbalingga

Kemenag Kabupaten Purbalingga mengumpulkan koordinator haji kecamatan untuk menjelaskan terkait batalnya pemberangkatan calon jemaah haji 2021.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Acara rapat koordinasi dan sosialisasi tentang batalnya keberangkatan haji termasuk calon jamaah haji di Kabupaten Purbalingga di aula Uswatun Khasanah Kankemenag Purbalingga, Rabu (9/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga mengumpulkan koordinator haji kecamatan untuk menjelaskan terkait batalnya pemberangkatan calon jemaah haji 2021.

Rapat koordinasi sosialisasi tentang batalnya keberangkatan haji termasuk calon jemaah haji di Kabupaten Purbalingga itu dilaksanakan Rabu (9/6/2021), di aula Uswatun Khasanah Kankemenag Purbalingga.

Dalam kesempatan itu, Kemenag Purbalingga juga meluruskan berbagai kabar bohong terkait pembatalan keberangkatan calon haji, yang beredar.

Satu di antaranya, terkait pengelolaan dana haji Rp 150 triliun.

Terkait hal ini, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Purbalingga Khamimah, mengungkapkan, dana haji dikelola secara baik.

Baca juga: Warga Keluhkan Kondisi Jalan Menuju Bandara JB Soedirman Purbalingga, Berlubang dan Bergelombang

Baca juga: Bupati Purbalingga Ingin Koperasi yang Ada Mencontoh KPRI Guyub Rukun, Ini Keunggulannya

Baca juga: Viral di Medsos Baut-baut di Jembatan Merah Lepas, Bupati Purbalingga Cek Langsung. Ini Hasilnya

Baca juga: Tolak Beri Uang THR, Pedagang Buah di Bobotsari Purbalingga Dikeroyok Tukang Palak

Menurutnya, dana dikelola sesuai syariah yang ditetapkan. Pengelolaannya juga demi kemaslahatan calon jemaah haji sendiri.

Khamimah menjelaskan, seharusnya, calon jemaah haji membayar ongkos haji mencapai Rp 70 juta. Namun, dalam pelaksanaannya, calon jemaah haji hanya membayar sekitar Rp 35 juta.

"Itu juga untuk jemaah sendiri. Itu subsidi dari dana haji yang dikelola yang menghasilkan Rp 7 triliun-8 triliun per tahun," katanya dalam rilis yang diterima.

Khamimah meminta para koordinator calon jemaah haji yang hadir, meluruskan kabar yang tidak benar di tengah masyarakat.

"Kami meminta kepada yang hadir untuk meluruskan kabar yang tidak benar tersebut. Sehingga, tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved