Breaking News:

Berita Jawa Tengah

BKD Siapkan Jateng Digital Talent: Sistem Pengembangan Karir Pegawai Pemerintahan

Digitalisasi talent management dibutuhkan dalam penyelenggaraan pengembangan karir PNS di lingkungan Pemprov Jateng.

ISTIMEWA
Workshop Pengembangan Simpeg Pemprov Jateng di Grand Wahid Hotel Salatiga, Rabu (9/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - BKD Jateng tengah mempersiapkan sistem pengembangan karir aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup pemerintah provinsi melalui digitalisasi talent management.

Hal itu diungkapkan Kabid Perencanaan dan Pengembangan Pegawai BKD Jateng, Ary Widiyantoro saat Workshop Pengembangan Simpeg Pemprov Jateng di Grand Wahid Hotel Salatiga, Rabu (9/6/2021).

Digitalisasi talent management dibutuhkan dalam penyelenggaraan pengembangan karir PNS di lingkungan pemerintah provinsi.

Baca juga: Satpol PP Bubarkan Antrean Vaksinasi Covid di Gubernuran Jateng, Warga Berkerumun Tak Jaga Jarak

Baca juga: Divonis Bersalah, 4 Mahasiswa Penolak UU Cipta Kerja di Gubernuran Jateng Dihukum Percobaan 6 Bulan

Baca juga: Tahun Ini Terbentuk 298 Desa Antipolitik Uang di Jateng, Ini Tujuan Bawaslu Kaitan Pemilu

Baca juga: Jateng Catatkan Kasus Baru Covid-19 Tertinggi, Pasien Terbanyak di Kudus

"Diperlukan strategi besar memanfaatkan kemajuan teknologi informasi agar pengembangan karir PNS dapat dilaksanakan secara objektif, terukur, dinamis dan berkeadilan," kata Ary.

Kemajuan sistem teknologi dan informasi digunakan dalam manajemen karir PNS terutama jabatan administrator dan jabatan pengawas.

Yakni meliputi pengembangan karir, pola karir, promosi, mutasi, penilaian kinerja, hingga pemberhentian dalam jabatan.

Dengan pemanfaatan teknologi tersebut, diharapkan dapat menjamin efisiensi, efektivitas, dan akurasi pengambilan keputusan.

Langkah ini sejalan dengan program percepatan reformasi birokrasi yakni sistem promosi PNS secara terbuka.

"Pengisian jabatan yang kosong dilakukan secara kompetitif sesuai dengan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar."

"Tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau kondisi kecacatan," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (9/6/2021).

Halaman
123
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved