Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Terungkap, Parsini yang Hilang Selama 2,5 Tahun, Warga Ngepungrojo Pati Itu Sudah Berbentuk Kerangka

Dari ciri pakaian yang dikenakan dan postur tubuh serta bentuk tengkorak muka korban, diketahui kerangka tersebut merupakan jenazah Parsini.

ISTIMEWA
Lokasi penemuan kerangka manusia di area sawah Desa Ngepungrejo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Selasa (8/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Warga Desa Ngepungrojo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati digegerkan penemuan kerangka manusia, Selasa (8/6/2021) sore.

Kerangka manusia tersebut tergeletak di area persawahan milik Jayanto (64), warga setempat.

Plt Kapolsek Pati, Iptu Aris Pristianto mengatakan, sekira pukul 15.00, seorang warga bernama Darwadi sedang memotong rumput gajahan di lokasi.

Saat itulah dia tiba-tiba melihat tulang-belulang.

Dia kemudian melihat dari dekat dan mendapati bahwa itu merupakan tengkorak dan kerangka manusia. 

Baca juga: Tempat Isolasi Sudah Over Kapasitas, Parkiran Ambulans KSH Pati Jadi Ruang Transit Pasien

Baca juga: Kunjungi Pati, Panglima TNI dan Kapolri Minta Fungsi Posko PPKM Diperkuat, Ini Alasannya

Baca juga: Bakal Berkolaborasi? Atta Halilintar dan Putra Siregar Nonton Latih Tanding PSG Pati di Yogyakarta

Baca juga: Super Murah! Harga Nasi Goreng Bu Lasmiati di Pati Hanya Rp 3 Ribu/Porsi Sudah Termasuk Irisan Telur

“Dia lalu memberitahukan hal tersebut pada pemilik sawah dan warga,” kata Kapolsek kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (8/6/2021).

Selanjutnya, warga bernama Siwar (64) mengklaim mengenali kerangka tersebut berdasarkan pakaian yang melekat padanya. 

“Dari ciri pakaian yang dikenakan dan postur tubuh serta bentuk tengkorak muka korban, diketahui kerangka tersebut merupakan jenazah Parsini (75)."

"Parsini adalah warga desa setempat yang kesehariannya bekerja sebagai buruh tani."

"Adapun Siwar merupakan keponakan korban," jelas Iptu Aris.

Menurut keterangan warga, semasa hidup korban mengalami gangguan kejiwaan.

Dia sering menghilang dan beberapa waktu kemudian kembali diantar oleh orang.

Iptu Aris menambahkan, berdasarkan informasi masyarakat, sebelum jenazahnya ditemukan Parsini sudah menghilang selama 2,5 bulan.

Sesuai kesepakatan, pihak keluarga dan perangkat desa tidak menghendaki dilakukan autopsi.

Jenazah pun langsung dimakamkan. (Mazka Hauzan Naufal)

Baca juga: AKP Muhammad Muanam Jabat Kasat Narkoba Polres Purbalingga

Baca juga: Murtinah Santai Saja Sikapi Pandemi, Begini Cerita Keseharian Pemulung di TPA Winong Banjarnegara

Baca juga: Polisi Temukan 300 Pohon Ganja di Rumah Warga di Songgom Brebes, Ditanam di Pot

Baca juga: Berlaku Mulai Pekan Ini di RSUD Kardinah Kota Tegal, Jam Kunjungan Pasien Ditiadakan Sementara Waktu

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved