Breaking News:

Berita Kecelakaan Hari Ini

Terobos Palang Pintu, Bus Ringsek Dihantam KA Ranggajati di Sumpiuh Banyumas, Satu Warga Meninggal

Bus tertabrak KA Ranggajati di perlintasan kereta api, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jumat (4/6/2021) sore, satu meninggal.

ISTIMEWA
Kondisi ringsek bodi depan bus seusai dihantam KA Ranggajati di Perlintasan Sumpiuh Kabupaten Banyumas, Jumat (4/6/2021) sore. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Bus dengan bernopol AA 7155 QD tertabrak KA Ranggajati di perlintasan kereta api, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jumat (4/6/2021) sore. 

Akibat peristiwa tersebut, seorang pengendara sepeda onthel yang berada di samping bus meninggal karena terhantam bus.

Selain itu bus juga mengalami kerusakan berat pada bagian depan.

Baca juga: Anggota DPRD Banyumas Jadi Korban Penipuan, Tergiur Bisnis Ekspedisi, Merugi Hingga Rp 743 Juta

Baca juga: 13 Pelajar Diamankan, Berniat Konvoi Kelulusan di Wilayah Banyumas

Baca juga: Polsek Cilongok Banyumas Di-Lockdown, Layanan SKCK dan Pelaporan Dialihkan ke Mobil BLKK

Baca juga: 30 Relawan di Banyumas Ikuti Pelatihan Reaksi Cepat Penanganan Bencana, Ini Materi yang Didapat

Pengendara sepeda onthel, yang menjadi korban karena terhantam bus adalah Soleh, warga Desa Selandaka, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas. 

Dia meninggal dunia karena luka parah pada bagian kaki, tangan, dan badan. 

Sementara itu sopir bus yang dikemudikan Karisun (40) warga Buluspesantren, Kabupaten Kebumen dalam kondisi luka-luka. 

Manajer Humas PT KAI Daop V Purwokerto, Ayep Hanapi mengatakan, peristiwa terjadi sekira pukul 16.19. 

Berdasarkan keterangan petugas palang pintu, saat itu melintas dua KA yang hampir bersamaan di jalur hulu dan hilir. 

Awalnya di jalur hulu melintas KA Wijayakusuma. 

"Setelah KA Wijayakusuma melintas, bus dari arah barat yang dikemudikan Karisun (40) melewati lajur sebelah kanan dan menerobos palang pintu."

"Di saat bersamaan datang KA Ranggajati di jalur hilir," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (4/6/2021).

Ayep mengatakan, jika saat itu, badan bus sudah berada di atas rel. 

Padahal KA Ranggajati sudah membunyikan semboyan 35 (klakson panjang). 

Karena jarak sudah dekat, KA Ranggajati akhirnya menabrak bus dan terpental. (Permata Putra Sejati)

Baca juga: Bupati Banjarnegara Lantik 57 Pejabat Struktural, Budhi Sarwono: Bagian Penyederhanaan Struktur

Baca juga: Bandara JB Soedirman Purbalingga Sudah Beroperasi, Ganjar Tuntut Bupati Tiwi: Cari Ide Kreatif

Baca juga: Najelaa Shihab Temui Gubernur Ganjar Pranowo, Ajak Berkolaborasi Tingkatkan Pendidikan di Jateng

Baca juga: BOR Rumah Sakit di Kudus Mendekati 100 Persen, Ganjar Bikin RS Darurat Kalau Kondisinya Seperti Ini

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved