Breaking News:

Berita Semarang Hari Ini

484 Pegawai Diputus Kontrak, Tidak Patuh Aturan Pemkot Semarang, Nekat Mudik Saat Lebaran

Sanksinya dipotong TPP 100 persen alias tidak mendapatkan TPP selama sebulan bagi ASN dan pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi non ASN. 

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - 484 pegawai non aparatur sipil negara (non ASN) diberhentikan kontrak oleh Pemkot Semarang dan 185 ASN tidak mendapatkan tambahan penghasilan pegawai (TPP) selama sebulan.

Ini diberlakukan karena mereka telah melanggar aturan yang ditetapkan mengenai larangan mudik Lebaran 2021. 

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, Pemerintah Pusat telah mengingatkan tidak boleh mudik.

Baca juga: Khusus Selasa, Warga Kota Semarang Diminta Pakai Transportasi Umum. Wajib bagi Pegawai Pemkot

Baca juga: Tiga Rumah Sakit di Kota Semarang Mulai Layani Pasien Covid-19 dari Kudus, Kapasitas Masih Mencukupi

Baca juga: Fenomena Hujan Es di Kota Semarang, Sabtu Sore Selama Lima Menit, Berikut Penjelasan BMKG

Baca juga: Target Disdukcapil Kabupaten Semarang: 30 Desa Bisa Nikmati Kemudahan Akses Layanan Adminduk

Larangan mudik tersebut berlaku bagi seluruh pihak baik warga, ASN, maupun non ASN.

Bahkan, Pemkot Semarang juga telah menerbitkan surat edaran larangan mudik Lebaran 2021.

Pihaknya mencantumkan sanksi yang harus diterima apabila ASN maupun non ASN melanggar larangan tersebut.

Sanksinya dipotong TPP 100 persen alias tidak mendapatkan TPP selama sebulan bagi ASN dan pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi non ASN. 

"Sekda atas nama Wali Kota kemudian membuat inisiatif melarang ASN dan non ASN mudik."

"Pelanggaran terhadap sanksi kalau ASN dipotong tunjangan satu bulan."

"Non ASN dilakukan pemutusan hubungan kerja," papar Hendi, sapaannya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (31/5/2021). 

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved