Berita Semarang Hari Ini
Target Disdukcapil Kabupaten Semarang: 30 Desa Bisa Nikmati Kemudahan Akses Layanan Adminduk
Diharapkan pada 2023 seluruh desa/kelurahan di Kabupaten Semarang dapat memberikan layanan adminduk.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Disdukcapil Kabupaten Semarang menargetkan 30 desa pada tahun ini dapat memberikan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk).
Kepala Disdukcapil Kabupaten Semarang, Rudi Susanto mengatakan, guna mendorong capaian tersebut jajarannya terus mengembangkan inovasi Aplikasi Desa Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (Desa GISA).
Dimana aplikasi itu bisa diakses warga di seluruh desa/kelurahan di Kabupaten Semarang.
Baca juga: PPDB 2021 Kota Semarang Dibuka Akhir Juni, Calon Peserta Didik Diminta Cek Data Terlebih Dahulu
Baca juga: Ini Tarif Khusus BRT Trans Semarang: Penyandang Disabilitas Cuma Rp 1.000
Baca juga: Wisata di Empat Kecamatan Ini Ditutup Sementara, Dispar Kabupaten Semarang: Masuk Zona Merah
Baca juga: Nasib Apes Dialami Dua Maling Motor Ini, Pembeli Sudah Bersama Polisi di Bubakan Semarang
"Sebagai target jangka pendek, tahun ini kami targetkan Desa GISA bisa dinikmati di 30 desa/kelurahan."
"Kemudian tahun depan, bisa menjangkau 208 desa dan 27 kelurahan," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (28/5/2021).
Menurutnya, beberapa layanan kependudukan yang bisa diakses masyarakat melalui Aplikasi Desa GISA.
Meliputi penerbitan akte kelahiran, akte kematian, kartu keluarga (KK) yang hilang atau rusak.
Kemudian pengajuan cetak KTP elektronik, kartu identitas anak (KIA), dan perubahan data kependudukan bagi warga yang pindah datang ke Bumi Serasi.
"Inovasi layanan Desa GISA diharapkan mendekatkan layanan ke masyarakat juga diwujudkan dalam rangka upaya memutus jaringan calo yang menawarkan jasa mengurus administrasi kependudukan," katanya.
Dia menyatakan, apabila program inovasi tersebut sukses diharapkan pada 2023 seluruh desa/kelurahan di Kabupaten Semarang dapat memberikan layanan adminduk.
Sehingga, lanjutnya tidak ada lagi alasan jarak jauh, kemudian masyarakat malas atau tidak mengurus administrasi kependudukan.
Karena dengan datang ke desa atau kelurahansemua sudah dapat dilayani.
"Kami juga bekerja sama dengan PT Pos Indonesia, setiap hari ada petugas untuk mengambil dan mengantar dokumen kependudukan milik pemohon yang sudah jadi."
"Semua sudah tepat nama dan alamatnya, sehingga dokumen bisa diterima sesuai jadwal ke pemohon,” ujarnya. (M Nafiul Haris)
Baca juga: PT Angkasa Pura Simulasikan Layanan Penumpang, Jelang Operasional Bandara JB Soedirman Purbalingga
Baca juga: Diduga Masuk Lewat Jendela, Pencuri Gasak Mobil Pajero dan 3 HP Milik Warga Sumingkir Purbalingga
Baca juga: Pameran dan Kontes Bonsai Banjarnegara, 600 Tanaman dari Berbagai Daerah di Jateng
Baca juga: Toleransi di Aribaya Banjarnegara: Giliran Muslim Berjaga di Wihara saat Umat Buddha Ibadah Waisak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/operator-e-ktp-kabupaten-semarang-meninggal.jpg)