Penanganan Corona
Muncul Dua Klaster Baru Pasca Lebaran di Banyumas, Lingkungan RT dan Pabrik
Di sebuah pabrik di Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas terdapat sebanyak 10 karyawan yang terpapar Covid-19.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Pasca Lebaran, kasus penyebaran virus corona semakin meningkat.
Bahkan beberapa klaster baru penyebarannya mulai bermunculan di Kabupaten Banyumas.
Bupati Banyumas Achmad Husein mengungkapkan, terbaru terdapat dua klaster baru.
Yaitu di salah satu RT Desa Sidamulih, Kecamatan Rawalo dan sebuah pabrik di Kecamatan Kalibagor.
Baca juga: Tatto S Pamuji Sindir Kebijakan Bupati Banyumas: Warga Cilacap Tidak Usahlah Belanja di Purwokerto
Baca juga: 11 Karyawan Pabrik Garmen Kalibagor Banyumas Positif Covid-19, Sementara Waktu Ditutup
Baca juga: Nyambi Edarkan Ekstasi, DJ di Tempat Hiburan Malam di Purwokerto Banyumas Ditangkap
Baca juga: Waduh! Banyak Instansi di Pemkab Banyumas Gunakan Lambang Daerah yang Keliru
"Di Desa Sidamulih terdapat 16 warga yang positif Covid-19."
"Awalnya ada dua orang yang dibawa ke rumah sakit, setelah diswab hasilnya positif," kata Husein seperti dilansir dari Kompas.com, Sabtu (29/5/2021).
Puskesmas kemudian melakukan tes swab massal terhadap 18 orang.
Hasilnya, 14 di antaranya positif Covid-19.
"Kami kembali dilakukan swab massal terhadap 44 orang yang kontak erat dengan 14 warga tersebut," ujar Husein.
Sementara itu, di sebuah pabrik di Kecamatan Kalibagor terdapat sebanyak 10 karyawan yang terpapar Covid-19.
Selain itu, empat orang keluarga karyawan juga terpapar Covid-19.
"Awalnya Polsek Kalibagor melakukan swab test PCR secara random kepada 16 karyawan."
"Hasilnya 10 di antaranya positif Covid-19," jelas Husein.
Kemudian, dilakukan tracing terhadap 45 karyawan yang kontak erat dengan 10 karyawan yang terpapar Covid-19.
"Pihak perusahaan menindaklanjuti dengan melakukan tes swab PCR terhadap seluruh karyawan," kata Husein.
Terkait operasional pabrik, Husein mengatakan, tengah berkoordinasi dengan pihak terkait.
"Sedang dikoordinasikan, mungkin tidak perlu (ditutup)."
"Luas efektif pabrik yang dipakai baru 25 persen, bisa digeser saja," ujar Husein. (*)
Disclaimer Tribun Banyumas
Bersama kita lawan virus corona.
Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Klaster Lebaran Covid-19 Bermunculan di Banyumas, dari RT hingga Pabrik"
Baca juga: Sambut Porprov 2022, GOR Mustika Blora Diperbaiki, Anggaran Capai Rp 1,4 Miliar
Baca juga: Duh, Gaji 3000 Guru Honorer di Blora Dibawah UMK. Ini Janji Pemkab untuk Menyejahterakan Mereka
Baca juga: Target Disdukcapil Kabupaten Semarang: 30 Desa Bisa Nikmati Kemudahan Akses Layanan Adminduk
Baca juga: PPDB 2021 Kota Semarang Dibuka Akhir Juni, Calon Peserta Didik Diminta Cek Data Terlebih Dahulu