Berita Magelang

Hilang 4 Hari, Pencari Kayu Bakar asal Magelang di Gunung Merbabu Ditemukan Lemas di Lereng Merapi

Surati (54), pencari kayu bakar asalSawangan, Kabupaten Magelang, ditemukan selamat di lereng Gunung Merapi, setelah dilaporkan hilang lima hari.

Editor: rika irawati
TRIBUN JATENG/RIVAL ALMANAF
Ilustrasi. Pendaki Gunung Merbabu dari jalur Gancik Boyolali menyaksikan keindahan Gunung Merapi, Sabtu (29/7/2017). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, MAGELANG - Surati (54), pencari kayu bakar asal Dusun Malang, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, ditemukan selamat di lereng Gunung Merapi, Senin (24/5/2021). Surati dilaporkan hilang sejak Kamis (20/5/2021), saat mencari kayu bakar di lereng Gunung Merbabu.

Surati ditemukan relawan gabungan dalam kondisi lemas di kawasan hutan Taman Nasional Gunung Merapi wilayah Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Kepala Kepolisian Sektor Sawangan Ajun Komisaris Polisi Tugimin menjelaskan, Surati dilaporkan hilang pada Kamis (20/5/2021), pukul 14.00 WIB.

Biasanya, ia mencari kayu di kawasan hutan lereng Gunung Merbabu. Tetapi, sore itu, Surati tak kunjung pulang.

Baca juga: Gunung Merapi Meletus, Sejumlah Desa di Boyolali Alami Hujan Abu Tipis

Baca juga: Di Tengah Ancaman Erupsi, Musimin Tetap Setia Menyelamatkan Anggrek Khas Gunung Merapi

Baca juga: Diduga Alami Hipotermia, Pendaki Gunung Slamet asal Magelang Tewas saat Perjalanan Menuju Pos 6

Baca juga: Glamping Linggarjati Magelang, Wisata Camping di Lereng Gunung Sumbing, Ganjar: Ini Eksotis Banget

Keesokan harinya, warga mencari Surati namun tidak membuahkan hasil.

Selanjutnya, kata Tugimin, dilakukan operasi pencarian yang melibatkan Polri, TNI, relawan berbagai lembaga, dan warga, mulai Sabtu (22/5/2021).

Tim disebar dan menyisir hutan dari lereng Merbabu hingga ke Merapi, yang berjarak mencapai 10 kilometer.

Dalam pencararian itu, Surati akhirnya ditemukan di kawasan hutan Watu Candi Dusun Bakalan, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.

"Dia ditemukan pukul 11.20 WIB, di hutan Watu Candi, Dusun Bakalan, Desa Klakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Saat ditemukan, kondisinya lemas. Kemudian, dibawa menuju Balai Desa Klakah untuk pemeriksaan kesehatan," jelas Tugimin, Senin (24/5/2021).

Meski kondisinya lemas, dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Sawangan 1, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada fisik ataupun seksual pada wanita itu.

Petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) Kecamatan Sawangan pada Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Irianto Purwadi menambahkan, Surati masih bisa berkomunikasi dengan relawan saat ditemukan di lokasi.

Dia juga masih membawa seikat kayu bakar.

"Saat itu, dia ditanya, 'Jenengan ndak Mbok Surati?' (Apakah Anda Bu Surati?), lalu dijawab 'Nggih' (ya). Relawan lalu melaporkan keberadaan Bu Surati ke posko kemudian dievakuasi ke Balai Desa Klakah," kata Irianto.

Baca juga: Rencana Ada Biaya Tarik Tunai dan Cek Saldo di ATM Link Ditentang, KKI Laporkan Bank Himbara ke KPPU

Baca juga: Uji Coba Jelang Kualifikasi Piala Dunia, Malam Ini Timnas Indonesia Tantang Afganistan

Baca juga: Kendal Diguncang Gempa Magnitudo 3,4. Warga: Terasa Goyangan Sekitar 5 Detik

Baca juga: Kasus Covid di Kudus Melonjak, Bupati Perintahkan Putar Balik Bus Wisata dari Luar Daerah

Belum diketahui pasti penyebab Surati bisa tersesat hingga ke kawasan Taman Nasional Gunung Merapi yang jaraknya mencapai sekitar 10 kilometer dari rumahnya.

Apalagi, dia tidak membawa perbekalan makanan. Ketika ditanya relawan, kata Irianto, Surati mengaku sedang puasa.

"Katanya, dia puasa. Ditanya lagi (mengapa bisa tersesat), katanya mau menonton, gitu aja," ujar Irianto yang juga pengendali posko lapangan itu. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Hari Hilang di Lereng Gunung Merbabu, Wanita Ini Ditemukan Selamat di Lereng Merapi".

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved