Breaking News:

Berita Kendal

Kendal Diguncang Gempa Magnitudo 3,4. Warga: Terasa Goyangan Sekitar 5 Detik

Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 3,4 mengguncang wilayah Kendal, Jawa Tengah, Selasa (25/5/2021) sekitar pukul 09.10 WIB.

Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
Shutterstock
Ilustrasi gempa. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 3,4 mengguncang wilayah Kendal, Jawa Tengah, Selasa (25/5/2021) sekitar pukul 09.10 WIB.

Hasil analisis BMKG, gempa terjadi pada koordinat 7.66 LS dan 109,94 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 17 km arah Barat Daya Weleri-Kendal, pada kedalaman 5 km.

Hasil analisis, mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik mendatar (Oblique Fault).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kendal Sigit Sulistyo mengatakan, gempa tersebut merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas di sesar Weleri.

Baca juga: Korban Alami Luka Sayatan di Sekujur Tubuhnya, Ditemukan Warga di Hutan Lindung Singorojo Kendal

Baca juga: Teknis Surat Menyurat di Pemkab Kendal Kini Gunakan Aplikasi, Jadi Pilot Project Nasional

Baca juga: 18 Warganya Positif Covid, Satu RT di Ngareanak Kendal Dilockdown. Kebutuhan Makanan Disuplai Desa

Baca juga: 2 Lapas di Kendal Jadi Klaster Baru Penularan Covid, 40 Pegawai dan Warga Binaan Diisolasi

Guncangan gempa tersebut dirasakan di daerah Kecamatan Plantungan, Sukorejo Patean, serta di Kecamatan Tersono, Kecamatan Bawang Kabupaten Batang.

"Jadi, sudah kami konfirmasi camat-camat yang lokasinya terasa, pusat episentrinya di Tersono, 17 kilometer arah barat daya Weleri, merupakan aktivitas dari sesar Weleri," jelasnya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Selasa.

Sigit mengaku belum menerima laporan adanya kerusakan bangunan akibat gempa tersebut, terutama kerusakan di sekitar titik guncangan maupun wilayah yang terasa.

"Hingga saat ini, belum ada kerusakan dan belum ada laporan dampaknya, hanya terasa goyangan saja. Tadi, kami juga sudah konfirmasikan ke BMKG," ujarnya.

Warga Patean, Kendal, Dwi Widi mengatakan, merasakan goyangan akibat gempa. Hanya, durasinya tak lama.

"Kerasa goyangan sedikit dan sangat sebentar, tadi mungkin hanya 5 detikan," ujarnya. (*)

Baca juga: Diduga Alami Hipotermia, Pendaki Gunung Slamet asal Magelang Tewas saat Perjalanan Menuju Pos 6

Baca juga: Kasus Covid di Kudus Melonjak, Bupati Perintahkan Putar Balik Bus Wisata dari Luar Daerah

Baca juga: Sah! Pemain Jebolan Liga Belanda Yussa Nugraha Merapat ke Persis Solo

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Selasa 25 Mei 2021: Rp 992.000 Per 2 Gram

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved