Berita Kudus

PKB Ajukan Tiga 'Gus' sebagai Kandidat Wakil Bupati Kudus, Gus Khifni: Tidak Ada Mahar Politik

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kudus mengusulkan tiga nama ke DPP sebagai kandidat wakil bupati, mendampingi M Hartopo.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Gus Khifni Nasif, satu di antara tiga nama yang diajukan PKB Kudus untuk mengisi jabatan wakil bupati Kudus. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kudus mengusulkan tiga nama ke DPP sebagai kandidat wakil bupati, mendampingi M Hartopo.

Ketiganya bukan nama sembarangan. Masing-masing yakni Gus Khifni Nasif, Gus Jazuli Basyir, dan Gus Khirzil A'la.

Munculnya nama tiga putra kiai tersebut juga diharapkan mampu menepis isu adanya mahar hingga Rp 2 miliar untuk mengisi jabatan wakil bupati kudus, yang selama ini berkembang.

Saat dikonfirmasi, Gus Khifni mengatakan, sejak namanya diusulkan masuk sebagai bakal calon wakil bupati Kudus, tidak pernah ada pembicaraan terkait mahar.

‎"Saya malah baru dengar kabar (mahar-red) sebesar itu," ujar Khifni, saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Sabtu (22/5/2021).

Baca juga: Hanura Usulkan 2 Nama untuk Isi Kursi Wakil Bupati Kudus, Keduanya Kader Partai

Baca juga: Nama Bupati Kudus Dicatut Penipu, ‎Hartopo: Saya Tidak Pernah Pasang Foto di WA

Baca juga: Pengunjung Membeludak, Satgas Penanganan Covid-19 Kudus Tutup Tempat Wisata Mbalong Sangkalputung

Baca juga: Polisi Kantongi Pelaku Pembunuhan Remaja Putri di Kaliwungu Kudus, Kapolres: Orangnya Sudah Jelas

Menurutnya, rekomendasi menduduki kursi wakil bupati murni masuk dalam ranah DPP PKB.

Sehingga, dirinya tidak berambisi dapat menduduki kursi tersebut.

"Saya mengalir saja, semua tergantung rekomendasi DPP. Kalau diamanahkan mau tidak mau harus siap," ucap dia.

Kendati demikian, ‎diakuinya, banyak calon yang lebih senior masuk dalam usulan tersebut.

"Ba‎nyak calon lain yang sebenarnya lebih senior," ujar dia.

Sebelumnya, Bupati Kudus HM Hartopo menyebutkan tidak mempersoalkan kandidat gus jika hal itu merupakan pilihan partai pengusung.

Terdapat tiga partai pengusung yang berperan memberikan rekomendasi itu, yakni PKB, PPP dan Partai Hanura.

"Kalau saya siapa saja kalau itu (gus-red) yang diusulkan partai pengusung," ujar dia, saat ditemui di Pendopo Kabupaten Kudus.

Baca juga: Kembangkan Wisata Religi, Pemkot Semarang Berencana Tata Makam KH Sholeh Darat di Bergota

Baca juga: Siap Hadapi Pilpres 2024, Ini Kriteria Pimpinan yang Dicari PDI Perjuangan

Baca juga: Tabungan Rp 128 Juta Milik Nasabah Bank Mandiri Raib, Diduga Kartu Debit Ditukar

Baca juga: Suarez Bawa Atletico Madrid Juara Liga Spanyol 2020-2021, Bobol Gawang Real Valladolid di Menit 67

Pihaknya juga membantah adanya isu mahar politik Rp 2 miliar untuk menduduki jabatan wakil bupati.

Menurutnya, angka itu tidak sepadan dengan gaji yang diterima selama menjabat sebagai Wakil Bupati Kudus.

"Nggak ada (mahar-red). Memang gajinya wakil bupati berapa," selorohnya.

Sebelumnya, Hanura juga mengajukan dua nama untuk bersaing mengisi kursi wakil bupati ke DPD Hanura. Kedua nama tersebut adalah Sadiyanto dan Kadarjono. (Raka F Pujangga)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved