Breaking News:

Penanganan Corona

Pengunjung Membeludak, Satgas Penanganan Covid-19 Kudus Tutup Tempat Wisata Mbalong Sangkalputung

Satgas Penanganan Covid-19 Kudus membubarkan kerumunan pengunjung di Tempat Wisata Mbalong Sangkalputung, Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kudus.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RAKA F PUJANGGA
Sejumlah pengunjung Wisata Mbalong Sangkalputung, Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, menikmati wahana perahu bebek, Kamis (20/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Satgas Penanganan Covid-19 Kudus membubarkan kerumunan pengunjung di Tempat Wisata Mbalong Sangkalputung, Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Kamis (20/5/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.

Satgas pun memutuskan menutup tempat wisata ini agar tak terjadi lagi kerumunan yang dapat memicu penularan Covid-19.

Namun, penutupan hanya dilakukan agar tak ada lagi wisatawan yang masuk. Sementara, wisatawan yang terlanjur di dalam wahana, masih bisa menuntaskan menikmatinya.

Sejumlah warga yang diminta putar balik dan gagal masuk tempat wisata baru ini pun nampak kesal.

"‎Sudah buka malah ditutup," kata seorang wanita yang belum sempat turun dari motornya namun sudah diminta putar balik.

Baca juga: Polisi Kantongi Pelaku Pembunuhan Remaja Putri di Kaliwungu Kudus, Kapolres: Orangnya Sudah Jelas

Baca juga: Penjual Bahan Mercon Maut yang Meledak di Undaan Kudus Jadi Tersangka, Terancam 20 Tahun Penjara

Baca juga: Kunjungi Mbah Min, Pengrajin Biola asal Kudus, Gubernur Ganjar: Ini Karya Keren!

Baca juga: Razia Pascaledakan Maut di Undaan Kudus, Kapolres: Dengar Petasan, Polisi Cari, Tangkap, dan Amankan

Camat Mejobo Fitrianto‎ menyampaikan, penutupan dilakukan karena jumlah pengunjung melebihi 30 persen dari kapasitas tempat wisata itu.

"Wisata mbalong ini ditutup karena tidak memenuhi persyaratan kapasitas maksimal 30 persen," ujar dia.

Meskipun, kata dia, seluruh sarana dan prasarana protokol kesehatan sudah dilaksanakan secara ketat.

"Petugas mengecek suhu badan, sarana cuci tangan sudah dipersiapkan semua. Tapi, jumlah pengunjung, kami lihat, lebih dari kapasitas," kata dia.

Menurut Fitrianto, tempat wisata itu bisa menampung 200 orang hingga 300 orang dalam sekali masuk secara bersamaan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved