Breaking News:

Berita Kudus

Penjual Bahan Mercon Maut yang Meledak di Undaan Kudus Jadi Tersangka, Terancam 20 Tahun Penjara

Polisi menetapkan seorang tersangka dalam kasus ledakan petasan maut di Dukuh Ngeseng, Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus.

TRIBUNBANYUMAS/MUHAMMAD YUNAN SETIAWAN
Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dhaema menunjukkan tersangka kasus ledakan petasan di Dukuh Ngeseng, Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, yang menewaskan seorang pemuda, di Mapolres Kudus, Jumat (14/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Polisi menetapkan seorang tersangka dalam kasus ledakan petasan maut di Dukuh Ngeseng, Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan, pihaknya menangkap pria berinisal AM (42) yang berperan sebagai penjual bahan baku pembuatan mercon.

AM merupakan warga Dukuh Galiran, Desa Baleadi, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.

"Profesinya petani. Latar belakangnya, pernah bekerja di tambang di Sukolilo. Dia sudah menjual (bahan petasan) selama 2 tahun," katanya, Jumat (14/5/2021).

Baca juga: Petasan Maut di Undaan Kudus Tewaskan 1 Orang dan Lukai 3 Remaja, Meledak saat Lubang Sumbu Dibuat

Baca juga: Razia Pascaledakan Maut di Undaan Kudus, Kapolres: Dengar Petasan, Polisi Cari, Tangkap, dan Amankan

Baca juga: Kunjungi Mbah Min, Pengrajin Biola asal Kudus, Gubernur Ganjar: Ini Karya Keren!

Dalam penangkapan itu, kata dia, polisi mengamankan alat timbangan yang digunakan untuk menimbang bahan mercon, 1 alat saringan kopi, 1 bungkus plastik, 1 botol kaca.

Menurut Aditya, AM dijerat Pasal 1 Ayat 1 Undang-undang Darutat RI Nomor 12 Tahun 1951. Ancamannya, pidana penjara 20 tahun.

Sementara itu, AM mengaku mendapatkan bahan mercon dari Desa Prawoto dan Sukolilo, Kabupaten Pati.

AM juga membenarkan sudah dua tahun menjual bahan baku pembuatan petasan tapi penjualan hanya dilakukan saat Ramadan.

Ramadan tahun ini, dia sudah menjual 6 kilogram bahan baku pembuatan mercon. Dia mematok harga Rp 150ribu per kilogram.

Setelah ditangkap dan ditetapkan tersangka, AM berjanji tidak akan lagi menjual bahan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved