Breaking News:

Penanganan Corona

Pasca Nakes Tertular ABK Kapal Asal Filipina, Kapolres Cilacap: Semua yang Kontak Erat Ditracing

Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi mengatakan, Satgas tidak hanya melakukan tracing terhadap nakes, tapi juga kepada masyarakat yang kontak.

TribunBanyumas.com/Yunan Setiawan
Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Gerak cepat terus dilakukan Pemkab Cilacap melalui Satgas Covid-19 dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian India atau B1617.2.

Dimana varian tersebut terdeteksi berasal dari 13 anak buah kapal (ABK) asal Filipina di Kabupaten Cilacap.

Itu adalah hasil pemeriksaan oleh pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mengatakan, telah melakukan tracing terhadap 32 tenaga kesehatan (nakes) yang diduga tertular dari para ABK saat menjalani isolasi.

Baca juga: Selama Sepekan Mulai Senin 24 Mei 2021, Layanan Rawat Jalan RSUD Cilacap Ditutup

Baca juga: Kabar Terbaru Kasus ABK Asal Filipina Positif Covid-19, Bupati Cilacap: Merupakan Varian India

Baca juga: Bocah Usia Delapan Tahun Dikabarkan Tenggelam, Digulung Ombak Saat Mandi di Pantai Sodong Cilacap

Baca juga: Misteri Hilangnya Lansia Asal Jetis Cilacap Terungkap, Ditemukan Tewas di Sungai Bodo Kebumen

"Kami melakukan 3T (testing, tracing, treatment) semua kontak erat dari nakes dan karyawan RSUD Cilacap," kata Tatto seperti dilansir dari Kompas.com, Sabtu (22/5/2021).

Di tempat yang sama, Kapolres Cilacap, AKBP Leganek Mawardi mengatakan, Satgas tidak hanya melakukan tracing terhadap nakes, tapi juga kepada masyarakat yang kontak.

"Yang kontak erat sudah di-tracing, termasuk warga dan rekan RSUD Cilacap," kata AKBP Leganek.

AKBP Leganek mengatakan, saat ini tengah menunggu hasil tes genome 32 nakes untuk memastikan yang bersangkutan terpapar Covid-19 varian India atau bukan.

"Jadi klaster RSUD Cilacap ini sedang dites, untuk PCR belum dipastikan jenis apa."

"Jadi harus ada tes lanjutan antara satu hingga dua minggu," ujar AKBP Leganek.

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved