Breaking News:

Berita Pendidikan

27 SD dan SMP di Banyumas Sudah Menggelar Pembelajaran Tatap Muka, Evaluasi Setiap Pekan

Sebanyak 27 sekolah setingkat SD hingga SMP di Banyumas telah memulai pembelajaran tatap muka (PTM).

PEMKAB BANYUMAS
Ilustrasi. Bupati Banyumas, Achmad Husein memonitor pelaksanaan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM), di SMP Negeri 9 Purwokerto, Senin (12/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sebanyak 27 sekolah setingkat SD hingga SMP di Banyumas telah memulai pembelajaran tatap muka (PTM).

Hal itu disampaikan Bupati Banyumas Achmad Husein saat ditemui wartawan di Pendopo Si Panji Purwokerto, Kamis (20/5/2021).

Menurut Husein, pelaksanaan PTM di sekolah di wilayah tersebut dilaksanakan secara bertahap.

Meski begitu, Husein memastikan, PTM hanya boleh digelar di daerah berzona hijau dan kuning penularan Covid-19.

Sedangkan sekolah yang berada di daerah yang masuk zona oranye dan merah, masih belum diperbolehkan melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Baca juga: 10 Desa di Banyumas Masuk Zona Merah dan Oranye Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan

Baca juga: Peringatan Harkitnas 2021 di Banyumas: Karyawan dan Pengunjung Mal Bersama Nyanyikan Indonesia Raya

Baca juga: Sekeluarga di Jatilawang Banyumas Positif Covid-19, Tertular dari Keluarga yang Mudik

Baca juga: Peringati Hari Kebangkitan Nasional, ASN Pemkab Banyumas Serentak Nyanyikan Lagu Indonesia Raya

Saat ini, ada lima desa di Banyumas yang berstatus Zona Merah, yaitu Desa Danaraja, Kecamatan Banyumas; Desa Karangtalun, Kecamatan Purwojati; Desa Sidamulih, Kecamatan Rawalo; Desa Watuagung, Kecamatan Tambak; dan Desa Rawaheng, Kecamatan Wangon.

Sementara, desa yang masuk zona oranye, yaitu Desa Karangmangu, Kecamatan Baturraden; Desa Gentawangi, Kecamatan Jatilawang; Desa Leduk dan Desa Pliken, Kecamatan Kembaran; dan Desa Cikembulan, Kecamatan Ajibarang.

Kegiatan belajar tatap muka sekolah yang ada di 10 desa tersebut dipastikan dihentikan. Pembukaan akan dilakukan setelah kasus Covid-19 di wilayah tersebut berkurang.

Bupati menyebut, PTM di 27 sekolah itu akan dievaluasi sepekan kemudian.

Jika semuanya berjalan lancar, maka akan ditambah lagi.

"Kalau bagus, akan ditambah 20 sekolah lagi. Tergantung hasil evaluasi," katanya.

Pemkab Banyumas telah melaksanakan ujicoba PTM untuk tingkat SD dan SMP sejak April lalu. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Pemkab dan Kejari Purbalingga Perpanjang Kerja Sama terkait Perdata dan Tata Usaha Negara

Baca juga: Pengurus Forum Anak Cilacap Periode 2020-2022 Dilantik, Ini Pesan Bupati

Baca juga: Pengunjung Membeludak, Satgas Penanganan Covid-19 Kudus Tutup Tempat Wisata Mbalong Sangkalputung

Baca juga: Bupati Tiwi Apresiasi Layanan Rapid Test Drive Thru Gratis, Disediakan Polres Purbalingga di Jompo

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved