Penanganan Corona
Micro Lockdown di Desa Karangtalun Kidul, Bupati Banyumas: Belasan Warga Kembali Positif Covid-19
Sebanyak 29 warga Desa Karangtalun Kidul, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas, dilaporkan positif Covid-19.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Klaster penyebaran Covid-19 di Kabupaten Banyumas, kembali bertambah.
Sebanyak 29 warga Desa Karangtalun Kidul, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas, dilaporkan positif Covid-19.
"Iya betul (klaster penyebaran Covid-19 bertambah)," kata Bupati Banyumas, Achmad Husein seperti dilansir dari Kompas.com, Senin (17/5/2021).
Baca juga: Jangan Lupa Coba Kuliner Buntil saat Ke Banyumas, Ada yang Terbuat dari Daun Talas juga Singkong
Baca juga: Libur Usai. Yuk, Borong Oleh-oleh Khas Banyumas di Sawangan Purwokerto: Ada Mendoan dan Getuk Goreng
Baca juga: Lokawisata Baturraden Banyumas Diserbu Wisatawan H+2 Lebaran, Pengunjung Boleh Masuk Hanya 30 Persen
Baca juga: Dijemput Pakai Bus, 23 Warga Danaraja Banyumas Positif Covid-19 dan Dikarantina di Baturraden
Jumlah tersebut didapat berdasarkan hasil tes swab massal yang dilakukan sebanyak tiga kali.
Awalnya berdasarkan hasil tes swab pada 7 Mei 2021, terdapat delapan warga yang positif Covid-19.
Kemudian ketika tes swab pada 8 Mei 2021, terdapat tambahan dua warga yang positif Covid-19.
Terakhir ketika tes swab pada 11 Mei 2021 sebanyak 19 warga terkonfirmasi positif Covid-19.
Dengan demikian totalnya ada 29 warga yang terpapar Covid-19.
Untuk mengantisipasi penyebaran yang lebih luas, lanjut Husein, pihaknya memberlakukan micro lockdown di area tersebut.
"Ternyata ada penolakan dari warga, sehingga terpaksa micro lockdown," ujar Husein.
Husein mengatakan, sebanyak 19 orang diisolasi di rumah karantina yang ada di Baturaden, Kabupaten Banyumas.
Sedangkan sisanya yang 10 orang menjalani isolasi mandiri.
"Yang penting bahwa warga yang positif harus betul-betul dikarantina, bisa disatukan dalam satu rumah atau lebih," kata Husein.
Berdasarkan catatan, sejak akhir April 2021 terdapat beberapa klaster penyebaran Covid-19 di Banyumas.
Antara lain di Desa Tanggeran dan Desa Pekaja, Kecamatan Somagede.
Kemudian di Desa Karangcegak di Kecamatan Sumbang, Desa Rawalo di Kecamatan Rawalo, Desa Danaraja di Kecamatan Banyumas. (*)
Disclaimer Tribun Banyumas
Bersama kita lawan virus corona.
Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).
Artikel ini telah tayang sebelumnya di Kompas.com berjudul Muncul Lagi Klaster Covid-19 di Banyumas, Bupati: Terpaksa "Micro Lockdwon"
Baca juga: Patroli Keliling Objek Wisata, Polres Banjarnegara Terus Ingatkan Wisatawan Pentingnya Prokes
Baca juga: Indahnya Toleransi di Aribaya Banjarnegara, Warga Budha Gelar Patroli Keamanan saat Muslim Salat Id
Baca juga: Dedy Yon Sidak ASN Pemkot Tegal Pasca Libur Lebaran: Alhamdulillah Berangkat Semua
Baca juga: Alhamdulillah, Pedagang PAI Tegal Senang, Stok Dagangan Habis Selama Libur Lebaran Tahun Ini