Breaking News:

Teror Virus Corona

Dijemput Pakai Bus, 23 Warga Danaraja Banyumas Positif Covid-19 dan Dikarantina di Baturraden

Sebanyak 23 orang warga Desa Danaraja Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, positif Covid-19.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Petugas menjemput 23 warga Desa Danaraja, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, karena positif Covid-19, Sabatu (15/5/2021). Mereka dibawa ke Pondok Slamet, Baturraden untuk menjalani karantina terpusat. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Sebanyak 23 orang warga Desa Danaraja Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, positif Covid-19.

Mereka dijemput dan harus menjalani karantina di Pondok Slamet Baturraden, Sabtu (15/5/2021), sekira pukul 13.45 WIB.

Sebelumnya, mereka melaksanakan karantina mandiri di rumah, sejak 12 Mei 2021.

Namun, isolasi mandiri yang dilakukan dianggap tidak efektif sehingga mereka dipindahkan ke hotel Pondok Slamet Baturraden untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, klaster Covid-19 di Desa Danaraja diketahui dari adanya seorang warga yang positif Covid-19.

"Sekitar tiga atau empat hari lalu, ada yang positif. Semula, satu (orang) kemudian (menjadi) tiga (orang). Setelah di test lagi, ada 23 orang yang positif," ujar Husein lewat pesan singkat, Sabtu.

Baca juga: Lokawisata Baturraden Banyumas Diserbu Wisatawan H+2 Lebaran, Pengunjung Boleh Masuk Hanya 30 Persen

Baca juga: Hari H Lebaran, Arus Lalu Lintas di Pos Penyekatan Ajibarang Banyumas Lancar. Lonjakan Terasa di H-2

Baca juga: Silaturahim Lewat Video Call, Cerita Pegawai BPBD Banyumas Tugas di Tempat Karantina saat Lebaran

Baca juga: Libur Lebaran, PMI Banyumas Sokaraja Tetap Layani Donor Darah dan Plasma Konvalesen. Ini Syaratnya

Husein menjelaskan, 23 warga yang menjalani karantina terdiri dari delapan laki-laki dan 15 perempuan.

Mereka dijemput menggunakan satu unit kendaran bus dari Dishub Kabupaten Banyumas. Penjemputan dikawal ambulans Puskesmas Banyumas.

Sementara itu, ada tiga orang yang dikirim ke RSUD Banyumas karena memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

Sampai hari ini, ada 10 orang yang masih menunggu hasil lab PCR di RS Margono Sukarjo.

Kapolsek Bersama Forkompimca dan Kepala Puskesmas Banyumas telah melaksanakan koordinasi agar warga yang menunggu hasil swab melaksanakan isolasi mandiri dan diawasi secara simultan. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Balon Udara Bermuatan Petasan Jatuh dan Meledak di Karangsentul Purbalingga, Atap Rumah Warga Bolong

Baca juga: Libur Lebaran, Dieng Mulai Diserbu Wisatawan. Masih Didominasi Pengunjung Lokal Jawa Tengah

Baca juga: 9 Wisatawan Hilang, Perahu yang Ditumpangi di Waduk Kedung Ombo Boyolali Terbalik

Baca juga: Setelah Minum Obat dari Puskesmas, Balita di Tangerang Ini Alami Kejang dan Mulut Berbusa

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved