Breaking News:

Berita Nasional

Pemerintah Hentikan Sementara Penggunaan Vaksin AstraZseneca Jenis CTMAV547, Ini Alasannya

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BOPM) melakukan uji toksisitas dan sterilitas vaksin AstraZeneca batch (kumpulan produksi) CTMAV547.

Editor: rika irawati
Flickr
Ilustrasi Vaksin AstraZeneca. 

Namun demikian, Nadia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak percaya pada informasi bohong atau hoaks terkait hal ini.

"Masyarakat diharapkan selalu mengakses informasi dari sumber terpercaya," kata dia.

Nadia mengatakan, berdasarkan data Komnas KIPI, hingga saat ini, belum pernah ada kejadian orang yang meninggal dunia akibat vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

Dalam beberapa kasus sebelumnya, kematian seseorang setelah vaksinasi covid-19 disebabkan faktor lain, bukan berasal dari vaksin.

"Penggunaan vaksin AstraZeneca tetap terus berjalan dikarenakan vaksinasi Covid-19 membawa manfaat lebih besar," kata dia.

Baca juga: Alhamdulillah, Penjual Difabel di Alun-alun Kajen Gading Dapat Motor Listrik dari Mensos Risma

Baca juga: Tak Ingin Ada Lonjakan Kasus Covid Seusai Lebaran, Bupati Purbalingga Cek Prokes di Objek Wisata

Baca juga: Menteri BUMN Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi PT Kimia Farma Diagnostika, Ini Alasannya

Baca juga: Quartararo Berkesempatan Geser Bagnaia, Ini Link Live Streaming MotoGP Perancis 2021 Malam Ini

Sebelumnya, Trio Fauqi Virdaus (22), asal Buaran, Jakarta, meninggal setelah disuntik vaksin AstraZeneca, Kamis (6/5/2021).

Trio disebut sempat merasa demam setelah mendapatkan suntikan vaksin. Kemudian, kondisinya melemah dan masih demam.

Ia dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal sekitar pukul 12.30 WIB.

Menanggapi hal itu, Ketua Komnas KIPI Hindra Irawan Satari mengatakan, pihaknya belum mendapatkan cukup bukti untuk mengaitkan meninggalnya Trio dengan vaksinasi Covid-19.

"Komnas bersama Komda DKI sudah audit bersama pada Jumat yang lalu dan internal Komnas kemarin sore menyimpulkan bahwa belum cukup bukti untuk mengaitkan KIPI ini dengan imunisasi. Oleh karena itu, masih perlu dilakukan investigasi lebih lanjut," kata Hindra dikutip dari laman resmi Kemenkes RI, Senin (10/5/2021). (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Distribusi dan Penggunaan Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547 Dihentikan Sementara".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved