Breaking News:

Berita Regional

Bikin Geleng Kepala! Mercon Buatan 10 Pemuda di Blitar Ini Berdiameter 27 Cm, Ada Pesan untuk Mantan

Polres Blitar mengamankan mercon berukuran besar, berdiameter 27,5 sentimeter, saat menggelar razia petasan jelang Idulfitri di wilayah Blitar, Jatim.

Editor: rika irawati
Kompas.com/Dok Polres Blitar
Polres Blitar mengamankan mercon berukuran besar yang ditempeli kertas berisi kata-kata bernada mengelikan bersama ratusan mercon lain dalam razia petasan jelang Idulfitri, Kamis (13/5/2021). 

Para pemuda yang sebagian besar sudah berumah tangga itu berencana menyalakan ratusan mercon itu, persis setelah salat Idulfitri.

Ratusan mercon itu dirangkai sedemikian rupa sehingga sekali sumbu disulut, api akan merembet hingga terjadi letusan beruntun.

"Mercon dengan tempelan tulisan jenaka itu sedianya menjadi 'gong' atau meletus paling keras dan paling akhir," terang Budi.

Ia mengatakan, polisi tidak memproses kasus hukum terhadap mereka.

Para pembuat petasan hanya diminta menandatangani pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan serupa dengan diketahui anggota kelurga serta parat desa setempat.

Sementara, Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, penindakan tegas terkait kepemilikan mercon dan bubuk peledak mercon, terutama diprioritaskan kepada peracik bubuk mercon dan penjualnya.

Ia mengatakan, ada 800 mercon yang disita polisi selama pengamanan malam takbir dana salat Idulfitri 1442 H di Blitar.

Baca juga: Lebaran Tak Boleh Keluar Rumah, Warga 1 RT di Sumber Solo Di-lockdown setelah 20 Orang Positif Covid

Baca juga: WHO Prediksi Wabah Covid-19 Tahun Ini Lebih Parah, Dipicu Program Vaksinasi yang Turun

Baca juga: Israel Dapat Serangan Balik, 3 Roket Meluncur dari Wilayah Suriah. Perang Dikhawatirkan Meluas

Baca juga: Bocah 2 Tahun Ditemukan Lemas di Alun-alun Sragen, Diduga Korban Penculikan Pengemis

Walaupun polisi sudah melakukan pengamanan, masih banyak warga yang menyalakan petasan atau mercon selama Lebaran.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, di wilayah Kecamatan Kanigoro, misalnya, suara petasan hampir tidak henti-hentinya berbunyi sejak subuh hingga setelah pelaksanaan shalat Id, Kamis (13/5/2021) ini.

Sobekan kertas berserakan di banyak lokasi dimana mercon-mercon itu dinyalakan.

"Hiburan setahun sekali, Mas," ujar Basuki, warga Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, saat ditanya alasannya menghabiskan uang jutaan rupiah untuk mercon. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tulisan Curhatan di Mercon Besar Sitaan dari 10 Pemuda di Blitar, Polisi: Dear Mantan...".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved