Berita Jawa Tengah

Semua Miras Sitaan Digilas Gunakan Stum, Hasil Operasi Cipta Kondisi Polres Karanganyar

Miras yang dimusnahkan di Mapolres Karanganyar adalah 1.221 liter ciu, 285 botol Vodka, 167 botol anggur merah, dan 24 botol anggur putih.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Menunjukkan miras berbagai merek hasil sitaan dalam Operasi Cipta Kondisi di Mapolres Karanganyar, Rabu (5/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Seribuan minuman keras (miras) berbagai merk hasil Operasi Cipta Kondisi dimusnahkan di Mapolres Karanganyar, Rabu (5/5/2021). 

Adapun miras yang dimusnahkan itu seperti 1.221 liter ciu, 285 botol Vodka, 167 botol anggur merah, dan 24 botol anggur putih.

Miras itu dimusnahkan dengan cara digilas menggunakan stum seusai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2021. 

Baca juga: Ikuti Jejak Karanganyar dan Sukoharjo, Salatiga Resmi Larang Jual Beli dan Konsumsi Daging Anjing

Baca juga: Balap Liar Makin Marak di Karanganyar, Kasatlantas: Kami Sudah Sebar Mata-mata

Baca juga: Mayoritas Santri Ponpes di Karanganyar Sudah Pulang Lebih Awal, Kemenag: Mudik Sebelum Puasa

Baca juga: Rencana Kebijakan Pemkab Karanganyar: Salat Idulfitri Dilaksanakan di Tanah Lapangan

Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi Maulla menyampaikan, miras berbagai merk ini hasil sitaan anggota Polres Karanganyar serta jajaran Polsek.

Kebanyakan miras itu disita anggota di wilayah Karanganyar Kota.

"Cipta kondisi ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama Ramadan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (5/5/2021).

Di sisi lain, upaya tersebut dilakukan juga dalam rangka antisipasi tindak kriminalitas yang dipicu dari konsumsi miras.

Selain memusnahkan miras, beberapa petasan seperti meriam spirtus yang disita anggota saat melakukan patroli juga dimusnahkan dalam kesempatan itu.

"Penjual miras dikenakan tindak tipiring dan pembinaan supaya tidak mengulangi lagi," jelasnya. 

Kaitannya dengan Operasi Ketupat Candi, Polres Karanganyar mendirikan delapan pos yang terdiri dari pengamanan, pelayanan, penyekatan, dan terpadu.

Kapolres Karanganyar menuturkan, ada 350 personel yang diterjunkan baik itu dari TNI-Polri dan instansi terkait.

Ada beberapa fokus atau sasaran kaitannya dengan Operasi Ketupat Candi yakni imbauan protokol kesehatan, antisipasi kriminalitas dan tentunya larangan mudik Lebaran.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, berkaca dari momen hari raya keagamaan tahun lalu, kasus Covid-19 mengalami kenaikan.

Begitu juga setelah libur panjang. 

Sehingga Pemerintah Pusat mengeluarkan kebijakan larangan mudik Lebaran tahun ini.

Lanjutnya, tim gabungan diharapkan dapat fokus melakukan pencegahan guna mengantisipasi adanya pemudik mulai 6 hingga 17 Mei 2021. (Agus Iswadi)

Baca juga: 25 Warga Sampangan Semarang Positif Covid, Pulang Takziah Lanjut Rekreasi ke Temanggung

Baca juga: RSUD Temanggung Cuma Buka 76 Formasi Lowongan, Pelamarnya Capai 1.821 Orang

Baca juga: Pasutri Asal Brebes Ini Bikin Kurma Berbahan Tomat, Sempat Gagal 10 Kali Saat Rintis Usaha

Baca juga: Peneror Putri Bupati Brebes Ternyata Pecatan Polisi, Pelaku Sempat Tabrak Portal Gerbang Mapolres

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved