Berita Jawa Tengah

Balap Liar Makin Marak di Karanganyar, Kasatlantas: Kami Sudah Sebar Mata-mata

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Sarwoko menyampaikan, sudah ada 25 kendaraan yang disita polisi saat melakukan patroli balap liar hari ini.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
SATLANTAS POLRES KARANGANYAR
Sepeda motor yang disita polisi saat patroli balap liar di Waru Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Selasa (4/5/2021) dini hari. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Balap liar marak terjadi di Kabupaten Karanganyar selama Ramadan tahun ini.

Total sudah ada 25 sepeda motor yang disita pihak kepolisian. 

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Sarwoko menyampaikan, sudah ada 25 kendaraan yang disita polisi saat melakukan patroli balap liar hingga Selasa (4/5/2021).

Itu adalah motor yang telah dimodifikasi maupun yang ditinggal kabur pemiliknya saat menonton balap liar.

Baca juga: Rencana Kebijakan Pemkab Karanganyar: Salat Idulfitri Dilaksanakan di Tanah Lapangan

Baca juga: RSUD Karanganyar Sudah Siapkan Tambahan Bangsal, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Seusai Lebaran

Baca juga: Mulai Pekan Depan, Vaksinasi Dosis Pertama Bagi Guru di Karanganyar, Prioritas Penyelenggara PTM

Baca juga: Terjadi Lagi Klaster Sekolah di Karanganyar, Tiga Pegawai SMAN Colomadu Positif Covid-19

Motor itu disita di tiga lokasi berbeda yakni Waru-Grompol Kebakkramat, Mojogedang dan Ring Road Jaten.

Dari total kendaraan yang disita, ada 15 motor yang belum diambil pemiliknya. 

"Beberapa hari terakhir marak, kami sebar anggota."

"Kami punya mata-mata di masing-masing titik (lokasi yang disinyalir untuk balap liar)," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (4/5/2021). 

Dia menjelaskan, Satlantas Polres Karanganyar komitmen untuk mengantisipasi adanya balap liar.

Selain melakukan patroli dan sosialisasi, beberapa anggota juga akan menyamar sebagai penonton balap liar.

"Dapat informasi balap liar di Waru pukul 02.00, Selasa (4/5/2021), ada dua anggota yang menyamar."

"Betul, ada indikasi dua motor, melakukan setting mesin, belum dimulai sudah kami sita," ucap AKP Sarwoko.

Sesuai pelanggaran yang dilakukan, ada tiga motor yang disita dan dilakukan penilangan.

Dia menambahkan, sebelumnya anggota Satlantas Polres Karanganyar bersama Polsek Mojogedang juga telah menyita enam motor.

Itu saat menindaklanjuti laporan warga pada Senin (3/5/2021) petang. 

"Kami periksa ada motor yang telah disetting, disinyalir digunakan untuk balap liar," jelasnya.

Setelah dilakukan penilangan, lanjutnya, motor itu lantas dibawa ke Mapolres Karanganyar.

Seusai menjalani sidang, apabila pemilik hendak mengambil motor harus didampingi orangtua serta Ketua RT setempat.

Selain bentuk motor dikembalikan seperti semula atau standar. (Agus Iswadi)

Baca juga: Awas Penipuan Gunakan Nama Bupati Blora, Modus Galang Donasi Buat Pondok dan Yayasan

Baca juga: Makin Dimatangkan Pemkab Blora, Rencana Maskapai Wings Air Mendarat di Bandara Ngloram Cepu

Baca juga: Di Jateng, Salat Idulfitri Hanya Boleh Digelar di Zona Hijau dan Kuning Penyebaran Covid-19

Baca juga: Awas Prepegan Jelang Lebaran, Gubernur Jateng: Kerahkan Operasi Yustisi, Jangan Sampai Ada Kerumunan

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved