Berita Jawa Tengah

Rencana Kebijakan Pemkab Karanganyar: Salat Idulfitri Dilaksanakan di Tanah Lapangan

Pemkab Karanganyar akan menggelar Salat Idulfitri di Alun-alun dengan tetap mempertimbangkan keadaan dan situasi.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/AGUS ISWADI
Bupati Karanganyar Juliyatmono saat ditemui di Setda Karanganyar, Senin (8/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sinyal Salat Idulfitri 1442 Hijriyah bakal digelar di tanah lapang.

Yuli sapaan akrabnya menyampaikan, sudah cukup jelas diatur dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor 3 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idulfitri Tahun 1442 Hijriyah/2021.

Seperti kapasitas 50 persen dari kondisi normal, mematuhi protokol kesehatan.

Dia menuturkan, tradisi takbir keliling menjelang Hari Raya Idulfitri memang sementara tidak dilaksanakan terlebih dahulu.

Baca juga: RSUD Karanganyar Sudah Siapkan Tambahan Bangsal, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Seusai Lebaran

Baca juga: Mulai Pekan Depan, Vaksinasi Dosis Pertama Bagi Guru di Karanganyar, Prioritas Penyelenggara PTM

Baca juga: Terjadi Lagi Klaster Sekolah di Karanganyar, Tiga Pegawai SMAN Colomadu Positif Covid-19

Baca juga: Insentif Kader Posyandu di Karanganyar Sudah Cair, Tiap Bulan Rp 50 Ribu, Dicairkan Setahun Dua Kali

"Salat Idulfitri sudah jelas, bisa berlangsung di masjid, musala, separuh kapasitas."

"Termasuk di tanah lapang, jarak diatur dan tetap protokol kesehatan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (3/5/2021).

Dia mengungkapkan, Pemkab Karanganyar akan menggelar Salat Idulfitri di Alun-alun dengan tetap mempertimbangkan keadaan dan situasi.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Karanganyar itu direncanakan bakal menjadi khotib.

Sedangkan imam Salat Idulfitri, Yuli telah menghubungi seorang ustad di satu pondok pesantren di Kabupaten Karanganyar.

Menurutnya, Salat Idulfitri di tanah lapang relatif aman karena lokasinya terbuka.

Akan tetapi protokol kesehatan dilaksanakan selama berlangsungnya ibadah. 

"Relatif aman sepanjang, tidak berhimpitan, tidak bersalaman, protokol kesehatan, serta waktu khutbah dipersingkat," terangnya. 

Layaknya tahun lalu, lanjut Yuli, Pemkab Karanganyar tidak menggelar open house bagi masyarakat umum.

Masyarakat disarankan mengadakan halal bihalal dan silaturahmi secara terbatas. (Agus Iswadi)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Makin Dimatangkan Pemkab Blora, Rencana Maskapai Wings Air Mendarat di Bandara Ngloram Cepu

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Dana Kunker DPRD Blora, Masih Tunggu Petunjuk Kejati Jateng

Baca juga: Enam Pasar Tradisional di Kabupaten Semarang Mulai Terapkan E-Retribusi, Ngesti: Cegah Kebocoran

Baca juga: 13 Perusahaan di Jateng Bakal Cicil Pembayaran THR, Terbanyak Ada di Kota Semarang

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved