Breaking News:

Berita Banjarnegara Hari Ini

Masih Tradisional di Pemandian Air Panas Pingit Banjarnegara, Dialirkan Gunakan Bambu

Pancuran air panas yang masih tradisional ternyata menjadi daya tarik hingga melahirkan kesan tersendiri bagi wisatawan.

TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Para pemuda sedang mandi di Pemandian Air Panas Pingit, Desa Gumelem, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (4/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Pemandian air panas, terutama yang dikelola untuk wisata, umumnya dilengkapi dengan bangunan atau instalasi modern.

Tetapi Pemandian Air Panas Pingit di Desa Gumelem, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara ini cukup unik, lain dari biasa.

Sumber mata air dialirkan melalui batang bambu yang dipasang melintang di atas sungai.

Baca juga: Bu Dokter Ini Rajin Kunjungi Ponpes di Banjarnegara, Periksa Kesehatan Gigi Santri, Begini Ceritanya

Baca juga: Pura-pura Jatuh dari Motor, Pemuda Banjarnegara Rampas HP Penolong. Berakhir di Polres Purbalingga

Baca juga: Ngabuburit Asyik di Taman Patung Jerami Gili Lori Banjarnegara, Wisata Dadakan Hingga Libur Lebaran

Baca juga: Cerita Petani Kentang di Batur Banjarnegara, Gagal Raup Keuntungan Akibat Erupsi Kawah Sileri

Air jernih memancur dari lubang-lubang yang dibuat di setiap ruas bambu.

Di bawah pancuran itu, pengunjung menadahkan anggota badannya agar terbasahi air.

Selain itu, air tumpah ke bawah dan mengalir mengikuti arus sungai.

Hangat langsung terasa di kulit.

“Sumber air panas di sungai, sudah ada sejak dahulu," kata Kades Gumelem Kulon, Arief Mahbub kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (4/5/2021). 

Keberadaan sumber mata air panas ini menjadi berkah tersendiri bagi warga sekitar.

Mereka biasa memanfaatkannya untuk mandi.

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved