Breaking News:

Berita Tegal Hari Ini

Begini Cerita Ustadz Arif, Penyandang Tunadaksa di Tegal, Sempat Drop Seusai Alami Kecelakaan

Arif bercerita, ia kehilangan kaki kanannya dalam kecelakaan lalu lintas 24 tahun silam di Comal, Kabupaten Pemalang. 

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Achmad Arif Budiono (49), sosok ustadz penyandang tunadaksa yang pantang menyerah di tengah keterbatasan fisik, Senin (3/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Kenangan itu masih terekam jelas di ingatan Achmad Arif Budiono (49), ustadz dan penjual tabung gas keliling di Kota Tegal

Dia harus kehilangan kaki kanannya pada 24 tahun silam karena kecelakaan lalu lintas.

Ya, Arif sapaan akrabnya, adalah penyandang tunadaksa asal Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal

Meski memiliki keterbatasan fisik, ia tidak pernah mengeluh dan putus asa. 

Usaha tabung gasnya justru terus meningkat dari tahun ke tahun. 

Sehari-hari untuk berjalan ia menggunakan dua tongkat.

Juga menggunakan sepeda motor roda tiga khususnya untuk mengantar tabung gas. 

Baca juga: Penyekatan Tiga Titik Perbatasan di Kabupaten Tegal Ini Diperketat, Ini Lokasinya

Baca juga: Kemenag Kabupaten Tegal Imbau Warga Gelar Salat Idulfitri di Masjid dan Musala, Tidak di Lapangan

Baca juga: Kuswa Menangis, Terjaring Bawa Pemudik di Pos Pam Klonengan Tegal. Sempat Mengaku Takziah Orangtua

Baca juga: Ketahuan Mudik Gunakan Travel Gelap di Tegal, Pengemudi Didenda Rp 500 Hingga Mobil Disita

"Iya saya tunadaksa."

"Kaki kanan di atas lutut diamputasi karena kecelakaan pada 1997," kata Arif, bapak empat anak kepada Tribunbanyumas.com, Senin (3/5/2021). 

Arif mengatakan, sehari-hari beraktivitas sebagai guru dan penjual tabung gas. 

Halaman
1234
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved