Breaking News:

Lebaran 2021

Kemenag Kabupaten Tegal Imbau Warga Gelar Salat Idulfitri di Masjid dan Musala, Tidak di Lapangan

Kemenag Kabupaten Tegal mengimbau warga menggelar salat Idulfitri di masjid dan musala lantaran Lebaran tahun ini masih dalam pandemi Covid-19.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DESTA LEILA KARTIKA
Seorang pengendara motor melintas di depan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tegal di Jalan KH Wahid Hasyim, Slawi Kulon, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Senin (3/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tegal mengimbau warga menggelar salat Idulfitri di masjid dan musala lantaran Lebaran tahun ini masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Imbauan ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Agama RI No SE 04 Tahun 2021 tentang perubahan Surat Edaran No SE 03 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idulfitri 1442 H/2021.

Aturan pelaksanaan salat Idulfitri juga mengacu pada taushiyah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng tentang penyelenggaraan Salat Idulfitri di masa pandemi, Nomor: 02/DP-P.Xlll/T/lV/2021.

Kepala Kemenag Kabupaten Tegal Sukarno menjelaskan, kebijakan pelaksanaan salat Idulfitri tahun ini tak jauh beda dari tahun lalu yang masih mewajibkan jemaah menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Di antaranya, memakai masker, sebelum masuk area musala atau masjid wajib mencuci tangan, dan menjaga jarak antar jemaah.

Baca juga: Kuswa Menangis, Terjaring Bawa Pemudik di Pos Pam Klonengan Tegal. Sempat Mengaku Takziah Orangtua

Baca juga: Ketahuan Mudik Gunakan Travel Gelap di Tegal, Pengemudi Didenda Rp 500 Hingga Mobil Disita

Baca juga: PT KAI: Jumlah Penumpang KA Turun di Stasiun Tegal Masih Biasa Saja

Baca juga: Muncul Klaster Covid-19 di Ponpes, Kemenag Kota Tegal: Berawal dari Seorang Santri Pulang ke Rumah

Jumlah yang akan salat pun dibatasi, yaitu 50 persen dari kapasitas ruangan.

Masyarakat dianjurkan tidak melaksanakan salat Idulfitri di lapangan terbuka dengan jumlah jemaah besar dan heterogen.

"Kami masih mengacu pada SE Menag no 04 tahun 2021 dan ada taushiyah dari MUI Jateng untuk pelaksanaan salat Idulfitri 1 Syawal 1442 H dapat dilaksanakan dengan cara berjemaah di masjid, musala, tapi tidak dianjurkan menyelenggarakan salat di lapangan terbuka dengan jumlah jemaah yang besar. Karena masih dalam masa pandemi Covid-19 maka jumlah wajib dibatasi," jelas Sukarno, Senin (3/5/2021).

Sukarno menyebut, sampai saat ini, pihaknya belum mengeluarkan surat edaran mengenai aturan salat Idulfitri. Namun, nantinya, dari Satgas Covid-19 Kabupaten Tegal akan mengimbau atau menyosialisasikan ke masyarakat.

"Saya mengimbau masyarakat, khususnya warga Kabupaten Tegal, untuk melaksanakan ibadah di bulan Ramadan atau pun Idulfitri, berpedoman pada SE Menag No 04 Tahun 2021. Selain itu, prokes harus tetap dipatuhi, jangan malah kendur. Saya juga mengimbau pelaksanaan salat di musala atau masjid saja jangan di tanah lapang. Misal terpaksa di tanah lapang maka ada aturan yang wajib dilakukan," terangnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved