Breaking News:

Berita Purbalingga Hari Ini

Inilah Batik Soedirman Karya Warga Desa Bodaskarangjati, Diharapkan Bisa Jadi Ikon Khas Purbalingga

Batik Soedirman ini merupakan hasil desain dari Heru Nurcahyo, warga setempat yang baru saja selesai mengikuti pelatihan design motif batik.

PEMKAB PURBALINGGA
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi saat dikenalkan dengan Batik Soedirman oleh ibu-ibu TP PKK Desa Bodaskarangjati, Kecamatan Rembang, usai mengikuti Amaliyah Ramadhan dan Salat Ashar di Masjid Jenderal Soedirman Darul Falah, Sabtu (1/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi dikenalkan dengan Batik Soedirman oleh ibu-ibu TP PKK Desa Bodaskarangjati, Kecamatan Rembang, Sabtu (1/5/2021).

Tiwi dikenalkan Batik Soedirman seusai mengikuti Amaliyah Ramadan dan salat ashar di Masjid Jenderal Soedirman Darul Falah. 

Batik Soedirman ini merupakan hasil desain dari Heru Nurcahyo, warga setempat yang baru saja selesai mengikuti pelatihan design motif batik yang diselenggarakan pemerintah. 

Baca juga: Tanpa Kompromi, 11 Perantau Warga Desa Tumanggal Purbalingga Diwajibkan Rapid Test Antigen

Baca juga: Ini Sanksi Jika ASN Pemkab Purbalingga Nekat Mudik Lebaran, Tertuang di Dua Peraturan Pemerintah

Baca juga: Pemuda di Rembang Purbalingga Diamankan saat Ambil Paket, Isinya 1000 Pil Hexymer yang Dibeli Online

Baca juga: Permintaan Mukena Ecoprint Purbalingga Meningkat Jelang Idulfitri, Dibandrol Rp 350 Ribu-Rp 1,5 Juta

"Dalam pelatihan, kami di Desa Bodaskarangjati dituntut untuk membuat inovasi identitas batik tersendiri," kata Heru kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (1/5/2021).

Motif batik terinspirasi dari gambar Jenderal Soedirman sebagai tokoh pahlawan nasional kelahiran Kecamatan Rembang. 

Di sisi motif siluet Sang Jenderal terdapat motif bunga dan dedaunan. 

"Motif dedaunan ini karena di Desa Bodaskarangjati kebanyakan masyarakatnya memiliki mata pencaharian berkebun, bertani, dan makanan yang tidak ketinggalan adalah sayur-sayuran," katanya. 

Mengingat batik ini hasil karya pelatihan, batik ini belum diproduksi massal, demikian pula pemasarannya. 

Namun para perangkat desa ataupun ASN di lingkungan Kecamatan Rembang wajib memiliki batik ini. 

Camat Rembang, Revon Harpindiat berharap Bupati melalui Pemkab Purbalingga bisa mensupport karya lokal ini. 

"Harapan kami batik Soedirman ini bisa jadi salah satu ikon ciri khas Purbalingga, mohon disupport pengrajin batiknya."

"Sehingga menjadi produk yang membanggakan warga Bodas," ungkapnya. 

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengungkapkan terkait produk batik asli Bodaskarangjati, Pemkab Purbalingga memiliki program prioritas pemulihan ekonomi. 

Salah satunya bantuan dana hibah stimulan untuk kelompok UMKM, wisata, dan tani melalui proses survei. 

"Para kelompok UMKM perajin batik di Bodaskarangjati nanti bisa mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan stimulan ini," kata Tiwi. (Permata Putra Sejati)

Baca juga: Ketahuan Mudik Gunakan Travel Gelap di Tegal, Pengemudi Didenda Rp 500 Hingga Mobil Disita

Baca juga: Muncul Klaster Covid-19 di Ponpes, Kemenag Kota Tegal: Berawal dari Seorang Santri Pulang ke Rumah

Baca juga: Mengapa Justru Lebih Banyak yang Keluar Jateng di Masa Larangan Mudik? Ini Analisis Ganjar Pranowo

Baca juga: Produk UMKM Jateng Sudah Siap Masuk Pasar Internasional, Gubernur Ganjar Pranowo Beri Bukti Ini

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved