Breaking News:

Berita Kriminal Hari Ini

AM Belum Bisa Bersyukur, Kambuh Seusai Peroleh Asimilasi, Warga Sruweng Kebumen Ini Curi Motor Lagi

Dia sempat divonis 5 bulan penjara pada 2020 karena kasus pencurian sepeda motor, hanya menjalani 3,5 bulan penjara setelah mendapatkan asimilasi.

POLRES KEBUMEN
Gelar perkara kasus pencurian sepeda motor di Mapolsek Sruweng, Kabupaten Kebumen, Selasa (27/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Tersangka pencurian kendaraan bermotor AM (26), warga Desa Pandansari, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen sepertinya kurang bersyukur. 

Dia yang sempat divonis 5 bulan penjara pada 2020 karena kasus pencurian sepeda motor, hanya menjalani 3,5 bulan penjara setelah mendapatkan program asimilasi. 

Tetapi, ternyata bukannya insyaf, ia tertangkap lagi karena terbukti mengulangi perbuatannya. 

Baca juga: Pekan Ini Pemberlakuan Jalur Satu Arah di Kebumen, Uji Coba di Empat Titik, Berikut Data Lengkapnya

Baca juga: Jabatan Setingkat Kasi dan Kasubbag Bakal Dihapus, Bupati Kebumen: Diberlakukan Mulai Juni 2021

Baca juga: Polres Kebumen: Lapor Jika Ketahui Penjual Serbuk Petasan, Selama Ramadan Sudah Sita 21 Kilogram

Baca juga: Bupati Kebumen Menyoal Warga Puring: Dari Bandung Bilang Tidak Sakit, Ternyata Sebarkan Virus

Tersangka kembali mencuri kendaraan bermotor pada Sabtu (17/4/2021) sekira pukul 16.30 di Desa Karanggedang, Kecamatan Sruweng.

Ia diduga mencuri motor Yamaha Jupiter milik korban SL (38) warga setempat saat di parkir di pekarangan.

Kapolsek Sruweng, AKP Tri Sudjarwadi mengatakan, tersangka mencuri motor dengan dalih butuh uang untuk keperluan sehari-hari. 

"Sebelum tersangka sempat menjual motor, kami ungkap kasus ini."

"Tersangka kami tangkap berikut barang bukti motor milik korban," jelas AKP Tri Sudjarwadi kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (27/4/2021).

Kepada polisi, tersangka mengaku mencuri motor karena melihat kesempatan di depan mata.

Tersangka yang sejak awal mengetahui lokasi korban menyimpan kunci motor, membuatnya yakin untuk mencuri. 

"Tersangka dengan mudah mencuri karena mengetahui penyimpangan kunci kontak motor itu."

"Saat korban pergi, kendaraan dicuri tersangka," ungkap Kapolsek Sruweng.

Karena perbuatannya, tersangka yang mengaku terlilit utang di perbankan sebanyak Rp 20 juta, kini kembali harus bernostalgia di balik kamar penjara. 

Tersangka dijerat Pasal 362 KUHP Pidana tentang Pencurian dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun penjara. (Khoirul Muzakki)

Baca juga: Tak Terpengaruh Larangan Mudik, Pemkab Banjarnegara Tetap Terima Wisatawan Luar Daerah ke Dieng

Baca juga: Ratih Pratiwi Juara 1 Nasional Lomba Nyanyi Solo, Guru SMPN 2 Banjarnegara

Baca juga: 5 Pemuda di Wonosobo Ditangkap Polisi, Jual dan Simpan Bahan Pembuat Petasan

Baca juga: Pengusaha Carica di Dieng Wonosobo Kembali Harus Gigit Jari Tahun Ini, Imbas Larangan Mudik Katanya

Penulis: khoirul muzaki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved