Breaking News:

Berita Banyumas

Polresta Banyumas Gelar Razia Petasan di Seluruh Kecamatan, Imbas Petasan Meletus di Wangon

Ratusan ribu petasan berbagai jenis, diamankan Satreskrim Polresta Banyumas dari sejumlah pedagang.

TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Kapolresta Banyumas Kombespol M Firman Lukmanul Hakim menunjukkan petasan hasil operasi, dalam konferensi pers di Mapolresta Banyumas, Kamis (22/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Ratusan ribu petasan berbagai jenis, diamankan Satreskrim Polresta Banyumas dari sejumlah pedagang.

Petasan itu diamankan di sejumlah pasar di Banyumas, di antaranya di Purwokerto, Ajibarang, Wangon, dan wilayah lain.

Terbanyak, petasan yang diamankan jenis cengis dan sreng.

Operasi petasan secara besar-besaran yang dilakukan Polresta Banyumas dilatarbelakangi kejadian meletusnya petasan saat dibawa hingga membakar sepeda motor, di Kecamatan Wangon, beberapa hari lalu.

"Jadi, petasan itu ditaruh di dekat knalpot kemudian kepanasan dan motor ikut terbakar," ujar Kapolresta Banyumas Kombes Firman Lukmanul Hakim saat konferensi pers di Mapolresta Banyumas, Kamis (22/4/2021).

Baca juga: Polresta Banyumas Amankan Pedagang dan 44 Ribu Petasan Cengis, Berawal dari Kasus Kebakaran Motor

Baca juga: Video Viral Motor Emak-emak Berisi Petasan Meledak dan Terbakar di Wangon

Baca juga: Ajibarang Banyumas Masuk Kategori Sesar Aktif di Jateng, BMKG Rekomendasikan Mitigasi Kebencanaan

Baca juga: Lima Titik Perbatasan Banyumas Mulai Dijaga, Warga Diduga Pemudik Wajib Tes Rapid Antigen

Karena peristiwa itulah polisi melakukan tindakan operasi petasan di setiap penjuru kecamatan, yang dilakukan setiap polsek.

Operasi petasan ini dilakukan selama dua hari dan diamankan dari 10 pedagang.

Belum ada tersangka dari hasil operasi petasan itu. Namun, seorang pedagang petasan berinisial JK (41), warga Karangkemiri RT 10 RW 2, Kecamatan Pekuncen, Banyumas, diamankan untuk dimintai keterangan terkait kebakaran motor akibat petasan tersebut.

Kapolresta mengatakan, petasan-petasan ini didapat pedagang dari luar Banyumas. Saat ini, pihaknya masih menyelidiki asal dan siapa pemasok utamanya.

"Pedagang hanya menjual, didapat dari luar Kabupaten Banyumas. Pemasok, masih kami dalami," katanya.

Jika sudah ada penetapan, tersangka akan terancam Udang-undang Bunga Api Pasal 1 UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang bahan peledak, subsider pasal 187 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana satu tahun denda Rp 150 ribu. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Hanya Dimasak di Rice Cooker, Nasi Ayam Jamur Ini Bisa Jadi Menu Sahur Praktis. Ini Resepnya

Baca juga: Bantu Kembalikan Aset Eks Rumah Dinas Sekda ke Pemkab, Kejari Purbalingga Diganjar Penghargaan

Baca juga: Diduga Terpeleset, Warga Salakbrojo Pekalongan Ditemukan Mengambang di Sumur Rumah Cucu

Baca juga: 5 Berita Populer: Jejak Jozeph Paul Muda di Tegal-Remaja Putri Kudus Diminta Selesaikan Sekolah

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved