Breaking News:

Berita Pekalongan

Diduga Terpeleset, Warga Salakbrojo Pekalongan Ditemukan Mengambang di Sumur Rumah Cucu

Sri Indun (60), warga Salakbrojo, Kabupaten Pekalongan, ditemukan tewas setelah diduga terjatuh ke dalam sumur sedalam 4 meter.

Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi mayat. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Sri Indun (60), warga RT 02 RW 01, Dukuh Miyanggong, Desa Salakbrojo, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, ditemukan tewas setelah diduga terjatuh ke dalam sumur sedalam 4 meter.

Kasubag Humas Polres Pekalongan AKP Akrom, saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Kamis (22/4/2021), membenarkan kejadian tersebut.

"Betul, Mas, itu kejadiannya kemarin, hari Rabu (21/4/2021)," kata AKP Akrom.

Baca juga: Bikin Resah, Aksi Balap Liar di Jalan Pekajangan Pekalongan Marak Menjelang Sahur

Baca juga: Jelang Ramadan, Warga Pekalongan Ramai-ramai Cuci Karpet Masjid. Tradisi Menambah Keakraban Warga

Baca juga: Truk Muatan Keramik Terguling di KM 331 Tol Pemalang-Batang di Bojong Pekalongan, 1 Orang Meninggal

Baca juga: Dihajar Gelombang Tinggi dan Angin, Air Laut Melimpas ke Jalan Pantai Sari Kota Pekalongan

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian itu bermula saat Sri Indun pergi ke rumah cucunya yang berada di Dukuh Brajan RT 05 RW 02, Desa Salakbrojo, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, sekitar pukul 07.00 WIB.

Namun, sekitar pukul pukul 08.30 WIB, Sri Induk tidak terlihat lagi di rumah cucunya sehingga keluarga mencari keberadaannya.

"Dewi Zulaikho (18), cucunya yang melakukan pencarian di belakang rumah, melihat neneknya sudah mengambang dipermukaan air di dalam sumur yang kedalamannya 4 meter. Kemudian, Dewi berteriak dan meminta tolong," imbuhnya.

Selanjutnya, keluarga melaporkan kejadian ini ke kepala desa dan Polsek Kedungwuni.

Mendapatkan laporan tersebut, petugas Polsek Kedungwuni bersama petugas kesehatan dari Puskesmas Kedungwuni 1 mendatangi lokasi.

Sesampai di lokasi, petugas Polsek Kedungwuni dibantu warga sekitar mengevakuasi korban dari dalam sumur.

"Pemeriksaan oleh tim medis dari Puskesmas Kedungwuni 1, korban dinyatakan sudah meninggal dunia dan tidak di temukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ucapnya.

Baca juga: 5 Berita Populer: Jejak Jozeph Paul Muda di Tegal-Remaja Putri Kudus Diminta Selesaikan Sekolah

Baca juga: Semua Guru di Kudus Bakal Terima Vaksin Covid-19, Vaksinasi Ditarget Rampung Juli

Baca juga: Tak Ada Lagi Negosiasi, Tim Appraisal Nyatakan Harga Tanah Terdampak Tol Semarang-Demak Sudah Final

Baca juga: Bayi Kembar Siam Karanganyar Berhasil Dipisahkan di RSUD Dr Moewardi Solo, Operasi Hampir 4 Jam

AKP Akrom menambahkan, dugaan sementara korban meninggal dunia karena lantai licin.

Selain itu, berdasarkan keterangan keluarga, Sri Induk mempunyai riwayat gejala penyakit stroke dan untuk berjalan agak susah atau sempoyongan.

"Lantai di sekitar sumur terdapat banyak lumut hijau dan licin. Atas kejadian ini, dari keluarga menerima sebagai musibah dan tidak menghendaki untuk dilakukan otopsi," tambahnya. (Indra Dwi Purnomo)

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved