Breaking News:

Berita Pekalongan

Jelang Ramadan, Warga Pekalongan Ramai-ramai Cuci Karpet Masjid. Tradisi Menambah Keakraban Warga

Lima hari menjelang Ramadan, warga ramai-ramai mencuci karpet atau tikar masjid dan musala di Sungai Karangondang, Kecamatan Karanganyar, Pekalongan.

TRIBUNBANYUMAS/INDRA DWI PURNOMO
Warga gotong-royong membersihkan karpet, tikar, dan sajadah masjid serta musala, di aliran Sungai Karangondang, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (9/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Bulan suci Ramadan menjadi bulan yang istimewa dan dinanti-nantikan umat muslim. Untuk menyambutnya, masyarakat di berbagai daerah pun mempunyai tradisi tersendiri.

Di Kabupaten Pekalongan, misalnya. Lima hari menjelang Ramadan, warga ramai-ramai mencuci karpet atau tikar masjid dan musala di Sungai Karangondang, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan.

Karpet atau tikar mereka angkut menggunakan kendaraan bak terbuka menuju sungai.

"Mencuci karpet masjid dan musala di aliran Sungai Karangondang, sudah menjadi tradisi menjelang bulan puasa," kata Ahmad Osan (25), warga Desa Sokosari, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Truk Muatan Keramik Terguling di KM 331 Tol Pemalang-Batang di Bojong Pekalongan, 1 Orang Meninggal

Baca juga: Dihajar Gelombang Tinggi dan Angin, Air Laut Melimpas ke Jalan Pantai Sari Kota Pekalongan

Baca juga: Sidak Sel Tahanan Rutan Pekalongan, Petugas Temukan Kartu Domino Tulisan Tangan dan Uang Rp 1 Juta

Baca juga: Setelah Serempat Sepeda Ontel, Pemotor di Kesesi Pekalongan Terjatuh dan Tewas Tertabrak Motor Lain

Dipilihnya aliran Sungai Karanggondang untuk mencuci karpet, menurut Osan, karena airnya sangat jernih, tidak terlalu dalam, serta alirannya yang lambat sehingga meringankan warga saat mencuci karpet.

"Kalau dicuci di masjid, boros air, Mas. Kalau di sungai, kami tinggal bawa sabun dan sikat cuci. Tidak mudah lelah, soalnya mencuci karpet beramai-ramai," imbuhnya.

Di masa pandemi Covid-19 ini, ia berharap, pelaksanaan ibadah bulan puasa bisa berjalan khidmat.

"Semoga, pandemi segera selesai, agar ibadah bisa kembali seperti tahun-tahun sebelumnya," harapnya.

Hal yang sama diungkapkan Aris Siswanto (31), warga Desa Pododadi. Menurutnya, bersih-bersih karpet di aliran Sungai Karanggondang sudah agenda rutin tahunan.

"Ini, kami dari pemuda Desa Pododadi, Kecamatan Karanganyar, setiap tahun menjelang Ramadan pasti cuci karpet dan sajadah milik musala. Selain itu, juga ini bisa menambah keakraban antar warga," katanya.

Aris mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, pelaksanaan salat tarawih akan menerapkan protokol kesehatan, sesuai anjuran dari pemerintah. (Indra Dwi Purnomo)

Baca juga: Punya Direktur Baru, Perumda Puspahastama Purbalingga Diminta Tak Hanya Jual Beras

Baca juga: Hujan Es Guyur Banjarharjo Brebes, Begini Penjelasan BMKG: Berpotensi Terjadi di Tegal Juga

Baca juga: Arya Saloka Aldebaran Ngapak, Ajak Warga Banyumas Donor Darah: Inyong Wis Donor, Rika Kapan?

Baca juga: Resmi Jadi Bupati Kudus, Hartopo Cari Wakil yang Bisa Diajak Kerja Bareng

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved