Breaking News:

Berita Pekalongan

Sidak Sel Tahanan Rutan Pekalongan, Petugas Temukan Kartu Domino Tulisan Tangan dan Uang Rp 1 Juta

Kartu domino dan uang Rp 1 juta ditemukan dalam sidak di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Pekalongan, Rabu (7/4/2021) dini hari.

TRIBUNBANYUMAS/INDRA DWI PURNOMO
Petugas gabungan saat memeriksa kamar hunian warga binaan Rutan Kelas IIA Pekalongan, Rabu (7/4/2021) dini hari. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Kartu domino dan uang Rp 1 juta ditemukan dalam sidak di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Pekalongan, yang dilakukan tim gabungan Rutan Pekalongan bersama Kodim 0710 Pekalongan, Polres Pekalongan Kota, BNNK Batang, Bapas, Rabu (7/4/2021) dini hari.

"Dalam operasi penggeledahan ini tak ada temuan narkotika. Sementara, barang-barang yang disita petugas antara lain, uang Rp 1 juta dan kaartu domino," kata Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIA Pekalongan Tavip Imam Haryanto, Rabu.

Petugas juga menemukan batu, korek api gas, sabuk, karet gelang, tali, sendok stainless, kartu domino, gantungan baju, pinset, pisau cukur, sikat gigi, batu baterai, hingga obat-obatan medis.

"Kartu remi termasuk yang dilarang untuk masuk di Rutan sehingga mereka kreatif membuat kartu sendiri. Ya, tentu saja ini sesuatu hal yang unik. Namun, ini sebagai antisipasi apabila tidak diamankan kartu domino dijadikan untuk perjudian," jelasnya.

Kartu domino buatan penghuni Rutan Kelas IIA Pekalongan ditemukan dalam sidak gabungan di sel tahanan yang digelar Rabu (7/3/2021) dini hari.
Kartu domino buatan penghuni Rutan Kelas IIA Pekalongan ditemukan dalam sidak gabungan di sel tahanan yang digelar Rabu (7/3/2021) dini hari. (TRIBUNBANYUMAS/INDRA DWI PURNOMO)

"Hasil dari ini tentu dari rekan-rekan petugas pengamanan juga akan menindaklanjuti," imbuh dia.

Sementara, terkait uang Rp 1 juta yang ditemukan di kamar tahanan, Tavib menjelaskan, nantinya uang akan dikembalikan dalam bentuk saldo kartu Brizzi milik warga binaan.

"Memang, setiap warga binaan mempunyai kartu Brizzi, berarti ini ketika mendapatkan paket mungkin diselipkan atau bagaimana sehingga bisa masuk ke kamar hunian. Karena kami, setiap selesai pengiriman paket, itu pasti ada yang namanya top up Brizzi," imbuhnya.

Baca juga: Setelah Serempat Sepeda Ontel, Pemotor di Kesesi Pekalongan Terjatuh dan Tewas Tertabrak Motor Lain

Baca juga: Baru 3 Bulan, Permohonan Izin Nikah Muda di Pengadilan Agama Kajen Pekalongan Tembus 145 Berkas

Baca juga: Naik Rp 7000, Harga Daging Ayam Jelang Ramadan di Pasar Pagi Kota Tegal Tembus Rp 45 Ribu/Kg

Baca juga: Korea Utara Absen di Olimpiade Tokyo 2021, Beralasan Ingin Lindungi Atlet dari Krisis Kesehatan

Menurutnya, sidak sel tahanan ini sebagai upaya memberantas dan mencegah peredaran gelap narkoba di dalam Rutan Pekalongan.

"232 warga binaan di tiga 3 blok Rutan Pekalongan kami periksa semua. Selain itu, pemeriksaan juga di kamar hunian mulai dari buku-buku, alat mandi, kasur, kotak pakaian milik warga binaan diperiksa semua, karena disinyalir bisa dipakai untuk menyembunyikan benda terlarang," ujarnya.

Tavib menambahkan, harapan sinergitas ini bisa terus terjalin baik dan menjadi salah satu program dari Ditjen Pemasyarakatan untuk terus bekerjasama dalam deteksi dini gangguan kamtibmas, bersinergi dengan aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotila di lingkungan Lapas maupun Rutan. (Indra Dwi Purnomo)

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved