Breaking News:

Berita Pekalongan

Bikin Resah, Aksi Balap Liar di Jalan Pekajangan Pekalongan Marak Menjelang Sahur

Pebalap liar dan penonton di Jalan Raya Pekajangan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (16/4/2021) dini hari, kocar-kacir saat polisi datang.

TRIBUNBANYUMAS/INDRA DWI PURNOMO
Suasana balapan liar di sepanjang Jalan Raya Pekajangan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (16/4/2021) dini hari. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Pebalap liar dan penonton di Jalan Raya Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (16/4/2021) dini hari, kocar-kacir saat mobil Polsek Kedungwuni tiba.

Sejak pukul 02.00 WIB, Jalan Raya Pekajangan ini memang mulai dipadati warga.

Suara knalpot racing mulai terdengar, disusul laju kencang beberapa motor balap.

Di sudut lain di pinggir jalan, sejumlah pengendara sedang menyetel motor yang akan digunakan untuk balapan.

Baca juga: Jelang Ramadan, Warga Pekalongan Ramai-ramai Cuci Karpet Masjid. Tradisi Menambah Keakraban Warga

Baca juga: Truk Muatan Keramik Terguling di KM 331 Tol Pemalang-Batang di Bojong Pekalongan, 1 Orang Meninggal

Baca juga: Dihajar Gelombang Tinggi dan Angin, Air Laut Melimpas ke Jalan Pantai Sari Kota Pekalongan

Baca juga: Sidak Sel Tahanan Rutan Pekalongan, Petugas Temukan Kartu Domino Tulisan Tangan dan Uang Rp 1 Juta

Sementara, di pinggir jalan, berjajar warga yang ingin nonton aksi balap liar tersebut.

Kondisi Jalan Raya Pekajangan yang lebar dan mulus membuat kawasan ini sering dijadikan arena balapan liar.

Terutama, saat Ramadan. Aksi balap liar sering terjadi menjelang sahur.

Pantauan Tribunbanyumas.com, setelah mobil patroli polisi tak lagi melewati kawasan tersebut, satu per satu warga yang ingin melihat balap liar kembali.

Joki pun beraksi lagi. Aksi balap liar ini berakhir sekitar pukul 03.40, menjelang sahur berakhir.

Agus (29), warga sekitar lokasi, mengaku terganggu dengan adanya balapan liar di sepanjang Jalan Pekajangan itu.

"Awal puasa tahun ini, jalan tersebut sering dijadikan balapan liar anak muda. Jadi, warga sekitar sangat resah. Sebenarnya, tidak hanya bulan puasa, setiap malam Jum'at dan malam Minggu, sepanjang jalan ini juga jadi ajang balapan liar," keluh Agus.

Baca juga: Anak Anggota Panwas Desa Johorejo Kendal Terima Santunan Rp 24 Juta, Evi: Buat Biaya Berobat Ayah

Baca juga: Pria Ini Sempat Diikat di Pohon Sebelum Diserahkan ke Polisi, Pencuri Kotak Amal Masjid di Pati

Baca juga: Warga Menyebutnya Tugu Mobil, Penanda Zona Black Spot di Ampelgading Pemalang

Baca juga: Cerita Penyuluh Agama di Mandiraja Banjarnegara Bimbing Mualaf: Bikin Pengajian Rutin Tiap Jumat

Ia berharap, polisi sering melakukan patroli di jalan tersebut.

"Kalau bisa, di jalan tersebut diadakan razia balapan liar, agar ada efek jera," harapnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Harman Rumenegge Sitorus saat dihubungi Tribunbanyumas.com belum memberikan keterangan, terkait maraknya balapan liar. (Indra Dwi Purnomo)

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved