Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Gubernur Jateng Memaknai Hari Bumi: Perlu Kearifan Mengelola Hingga Memulihkannya

Perlu adanya kearifan untuk mengelola, menata, dan memulihkan bumi, dan Hari Bumi merupakan momentum yang tepat untuk membangun kesadaran bersama.

Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat membeberkan tentang makna Hari Bumi, Kamis (22/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, baik-buruknya kondisi bumi ke depan bergantung pada bagaimana manusia mengolahnya.

Untuk itu, perlu adanya kearifan untuk mengelola, menata, dan memulihkan bumi, dan Hari Bumi merupakan momentum yang tepat untuk membangun kesadaran bersama akan hal itu.

Baca juga: Biar Tidak Salah Menafsirkan, Ini Maksud Pengecualian Larangan Mudik di Wilayah Aglomerasi Jateng

Baca juga: Panggung Kahanan Kembali Digelar, Tahun Ini Roadshow di Enam Daerah, Diawali di Kendal

Baca juga: Kawasan Industri Batang Jadi Percontohan, Ganjar: Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jateng

Baca juga: Aturan Larangan Mudik Lebaran Diubah, Berlaku Mulai Hari Ini, Pemprov Jateng: Kami Tetap Sesuaikan

"Beberapa bencana alam yang terjadi belakangan ini banyak yang mengatakan karena faktor perubahan iklim dan adanya La Nina."

"Namun jika ditarik lagi perubahan iklim kemudian ada longsor hingga banjir bandang itu bisa jadi karena kita," kata Ganjar saat membuka webinar peringatan Hari Bumi dengan tema "Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Berkelanjutan" di Ruang Kerjanya, Kamis (22/4/2021).

Secara logika, ketika manusia tidak mampu mengolah dengan baik maka kondisi bumi akan semakin buruk.

Apalagi pemanfaatan energi fosil digunakan secara masif sejak revolusi industri dan memiliki dampak negatif.

Ditambah lagi ekploitasi lingkungan dan gas buang yang menjadi polusi.

Maka dari itu, seluruh ilmu pengetahuan dan peralatan harus dioptimalkan untuk mendorong peralihan pemanfaatan energi fosil ke energi baru terbarukan untuk kelestarian lingkungan.

"Ini penting karena banyak potensi energi baru terbarukan seperti matahari, panas bumi, ini mesti kita dorong."

"Pelan-pelan kita harus mulai meninggalkan energi fosil."

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved