Breaking News:

Berita Narkotika Hari Ini

Warga Pecangaan Jepara Ini Ditangkap, Sempat Jadi Buronan Polres Blora, Pengembangan Kasus Narkoba

Setelah dilakukan penyelidikan, Zainuri ternyata seorang residivis kasus pencurian yang pernah diproses Polres Jepara.

TRIBUN BANYUMAS/RIFQI GOZALI
Gelar pengembangan kasus narkoba di wilayah hukum Polres Blora, Senin (19/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Satresnarkoba Polres Blora menangkap Zainuri (44), warga Desa Rengging, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara dalam kasus narkoba.

Ditangkapnya Zainuri ini merupakan pengembangan dari penangkapan Mahfud Junaidi (48) warga Kelurahan Kajeksan, Kabupaten Kudus pada Maret dalam Operasi Antik Candi 2021 Polres Blora.

Kapolres Blora, AKBP Wiraga Dimas Tama mengatakan, Zainuri ditangkap pada Kamis (15/4/2021) sekira pukul 20.30.

Baca juga: Citilink Batal Mendarat di Bandara Ngloram Cepu Blora, Imbas Larangan Mudik Tahun Ini

Baca juga: Kabar Muktamar Luar Biasa PKB, Kader Kabupaten Blora: Kami Tetap Solid Bersama Cak Imin

Baca juga: Seleksi CPNS dan PPPK Belum Jelas di Blora, Sampai Sekarang Masih Menunggu Kabar Pusat

Baca juga: Perapal Kisah Nabi itu Bernama Yanuri Sutrisno, Beginilah Cerita Seniman Kentrung Asal Blora

"Penangkapan pelaku ini adalah pengembangan dari kasus sebelumnya."

"Pelaku yang sempat buron ini kami tangkap saat berada di rumahnya di Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara," ungkap AKBP Wiraga kepada Tribunbanyumas.com, Senin (19/04/2021).

Setelah dilakukan penyelidikan, Zainuri ternyata seorang residivis kasus pencurian yang pernah diproses Polres Jepara.

Barang bukti yang disita mengacu pada tersangka Mahfud Junaidi yakni tiga paket sabu-sabu seberat 2,68 gram.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Subsidair Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ancaman pidana paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara.

“Hindari narkoba, jangan sampai masa depan rusak karena kecanduan."

'Selain melanggar hukum, narkoba adalah barang haram yang dilarang agama," pesan AKBP Wiraga. (Rifqi Gozali)

Baca juga: Jalur Karangpucung-Majenang Cilacap Amblas 4 Meter, Lalu Lintas dari dan ke Jabar Sempat Tersendat

Baca juga: Awas! Penipuan Menggunakan Nama Wakil Bupati Cilacap Terjadi Lagi, Minta Korban Transfer Uang

Baca juga: Mulai Hari Ini, Ada Deteksi Covid Pakai GeNose C19 di Terminal Bulupitu Purwokerto Banyumas. Gratis!

Baca juga: Tak Ingin Tersesat di Jalan Hukum Perdata dan TUN, Pemkab Banyumas Minta Pendampingan dari Kejari

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved