Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Pemudik Bakal Dicegat di 5 Pintu Masuk Solo, Dicek Rapit Antigen dan Diisolasi 5 Hari di Techno Park

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyiapkan lima pos penyekat di Jurug, Pos Faroka, Tugu Makuto, Pos Banyuanyar, dan Palang Joglo.

TRIBUNBANYUMAS/MUHAMMAD SHOLEKAN
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Polresta Solo membentuk pos pengamanan sekaligus penyekatan di lima titik masuk Kota Solo, dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2021.

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menjelaskan, lima titik itu adalah perbatasan Jurug, Pos Faroka, Tugu Makuto, Pos Banyuanyar, dan Palang Joglo.

"Penyekatan di batas pintu masuk dalam rangka mengawal larangan mudik yang di Kota Solo," ucapnya saat ditemui awak media, Jumat (16/4/2021).

Baca juga: Antisipasi Pemudik Colong Start, Terminal Tirtonadi Solo Lakukan Tes GeNose bagi Penumpang Bus AKAP

Baca juga: Polresta Solo Siapkan Pos Penyekatan Jelang Lebaran, Warga Asal Luar Kota Wajib Putar Balik

Baca juga: Pemain Klub Peserta Piala Menpora 2021 di Solo Ikut Divaksin Covid-19, Pemkot Siapkan 297 Dosis

Baca juga: Resmi Hari Ini! Kaesang Pangarep Jadi Dirut Persis Solo, Putra Erick Thohir Jabat Presiden Komisaris

Ade menjelaskan, lima pos tersebut dijaga petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dishub, maupun Dinkes.

"Nanti juga akan dibantu ormas-ormas yang ada, semisal Banser, Pemuda Pancasila (PP), Satgas PDI Perjuangan, dan sebagainya," ungkapnya.

Mantan Kapolres Karanganyar itu menjelaskan, bagi warga yang kedapatan akan mudik ke Solo, meskipun menunjukkan surat hasil swab antigen atau PCR yang hasilnya negatif, akan diberlakukan karantina di Solo Techno Park (STP) selama lima hari.

"Jadi (pemudik, red), membawa surat atau tidak, petugas sudah menyiapkan rapid antigen di lima titik pos pantau tersebut," jelasnya.

Sementara, lanjut Ade, bila hasil swab antigen dinyatakan reaktif tanpa gejala, akan dikirim ke Asrama Haji Donohudan Boyolali sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

"Kalau hasilnya reaktif dengan gejala, akan dikirim ke rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Solo maupun Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) Covid-19 milik TNI di Benteng Vastenrbug," ungkapnya.

Dia menyampaikan, apabila ada pemudik yang berhasil lolos dari lima titik penyekatan tersebut, ungkap Ade, pihaknya masih punya lapis lain.

Baca juga: Vaksin Covid Merah Putih Ditargetkan Bisa Diproduksi 2022

Baca juga: Resep Bubur Kolak Ubi: Cocok Jadi Menu Takjil Buka Puasa Sore Ini

Baca juga: Sebulan, 5 Pemuda di Purbalingga Diamankan. Terlibat Jual Beli Penggunaan Narkoba dan Psikotropika

Baca juga: Warga Miskin di Banyumas Dapat Paket Sembako, Diantar Babinsa dan Babinkamtibmas Langsung ke Rumah

"Ada Satgas Jogo Tonggo di kelurahan masing-masing. Jadi, memantau siapa saja pendatang baru dengan ketentuan wajib lapor 1x24 jam," jelasnya.

Setelah itu, Satgas Jogo Tonggo melaporkan ke Satgas Covid-19 Kota Solo untuk dilakukan pengecekan dan dilakukan rapid antigen, lalu dibawa ke Solo Techno Park.

"Kami masih menunggu hasil rapat koordinasi tindak lanjut dengan Pemkot Solo. Kemungkin, akan dilakukan lebih awal (penyekatan, red) namun Senin akan rapat tindak lanjut di Balai Kota," ujarnya. (*)

Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved