Breaking News:

Berita Kriminal

Curi Handphone, Pemuda asal Sumpiuh Banyumas Terancam Hukuman Lima Tahun Penjara

Unit Reskrim Polsek Sumpiuh, Polresta Banyumas, mengamankan SKF (26), warga Sumpiuh yang diduga telah melakukan pencurian telepon genggam.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Penyidik Reskrim Polresta Banyumas memeriksa SKF (26) di Mapolresta Banyumas, Kamis (15/4/2021). SKF diduga mencuri ponsel milik warga Desa Bogangin, awal April lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Unit Reskrim Polsek Sumpiuh, Polresta Banyumas, mengamankan SKF (26), warga Sumpiuh yang diduga telah melakukan pencurian telepon genggam.

Ia diduga mencuri di Desa Bogangin, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Sabtu (4/4/2021), sekitar pukul 19.00 WIB.

Korban adalah UN (42), perempuan warga Desa Bogangin, Kecamatan Sumpiuh.

Kapolsek Sumpiuh AKP Yanto mengatakan, setelah menerima laporan adanya pencurian, pihaknya menerjunkan Unit Reskrim melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya, diketahui identitas pelaku.

"Pelaku SKF berhasil diamankan saat sedang berada di Desa Bogangin, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (16/4/2021).

Baca juga: Alhamdulillah Tahun Ini Mulai Ada Orderan, Usaha Kerajinan Bedug Sempat Mati Suri di Banyumas

Baca juga: Gasak Ponsel dan 2 Tabung Gas dari Sebuah Warung di Banyumas, 2 Warga Purwokerto Timur Ditangkap

Baca juga: Cek Gudang Makanan di Banyumas, Polisi dan BPOM Temukan Makanan Kemasan Kedaluwarsa

Baca juga: Begini Suasana Pasar Takjil di Taman Makam Pahlawan Purwokerto, Bupati: Asal Mereka Patuh Prokes

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Berry, menyampaikan, pelaku melakukan aksinya dengan masuk ke dalam rumah UN dan mengambil ponsel yang ada di dalam kamar.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa satu unit handphone Vivo Y30i senilai Rp 3 juta.

"Saat ini, pelaku beserta barang bukti satu unit HP Vivo Y30i kami amankan di Mapolresta Banyumas guna penyidikan lebih lanjut," katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, SKF dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana paling lama lima tahun penjara. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved