Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran 2021

Pemalang Bakal Fokus di Pintu Tol Gandulan, Pemantauan Arus Mudik Lebaran

Hingga saat ini, koordinasi mengenai pemantauan arus mudik masih terus dilakukan antara Pemkab Pemalang, Polres Pemalang, serta Pemprov Jateng.

Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/BUDI SUSANTO
Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEMALANG - Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo akan fokuskan penjagaan di Pintu Tol Gandulan, Pemalang.

Pemusatan penjagaan tersebut akan dilakukan saat musim mudik Lebaran 2021.

Hingga saat ini, koordinasi mengenai hal tersebut masih terus dilakukan antara Pemkab Pemalang, Polres Pemalang, serta Pemprov Jateng.

Baca juga: Muncul Selisih Jumlah Usulan dan Penerima BLT UMKM di Pemalang, Ada yang Lewat Jasa Pendaftaran

Baca juga: Aswin Merasa Dibunuh Secara Berlahan, Duka Penjual Tiket Bus di Pemalang, Efek Larangan Mudik

Baca juga: Truk Muatan Keramik Terguling di KM 331 Tol Pemalang-Batang di Bojong Pekalongan, 1 Orang Meninggal

Baca juga: Digitalisasi Pedesaan di Pemalang, Warga Watukumpul: Paling Cuma Wacana, Banyak Wilayah Blank Spot

"Pemalang bukan perbatasan antar provinsi, kemungkinan pemusatan penjagaan mudik akan digelar di sekitar Pintu Tol Gandulan," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (9/4/2021).

Dilanjutkannya, meski musim mudik Lebaran masih jauh, koordinasi bersama Pemprov Jateng juga terus digelar.

"Koordinasi terakhir bersama Pemprov mengenai titik penjagaan mudik."

"Kami akan menindaklanjutinya dengan berbagai persiapan," paparnya.

Bupati Agung menuturkan, ada kemungkinan pos yang ada tidak begitu banyak, lantaran wilayahnya bukan jalur vital yang dilalui arus mudik

"Namun di Pemalang ada pintu tol, maka dari itu akan dipusatkan di sana," ucapnya. 

Selain penjagaan, Bupati Agung juga mengimbau, agar masyarakat mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak mudik

"Masyarakat Pemalang yang ada di luar daerah kami imbau agar tidak mudik di tengah pandemi," imbuhnya. 

Ia menambahkan, meski ada pelarangan mudik, ia meminta penerapan protokol kesehatan tetap wajib dilaksanakan. 

"Guna mencegah penularan, jadi protokol kesehatan tidak boleh dikesampingkan," tambahnya. (Budi Susanto)

Baca juga: Cerita Sukses Eko Berbisnis Ikan Koi di Gumiwang Banjarnegara, Harganya Ada yang Rp 15 Juta

Baca juga: Diharapkan Jadi Pengusaha Tempe, Warga Binaan Lapas Banjarnegara Dapat Pelatihan dari Baznas

Baca juga: Kesepakatan Warga Desa Kalimendong Wonosobo, Siapapun Halal Sembelih Ayam yang Lepas dari Kandang

Baca juga: Begini Kronologi Kecelakaan Maut di Kertek Wonosobo, Laju Truk Ekspedisi Mulai Tak Beres di Kalikuto

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved