Breaking News:

Berita Jawa Tengah

20 Hari Tangkap 11 Tersangka, Hasil Operasi Antik Candi Polres Semarang

Dari 11 tersangka, 4 di antaranya adalah target operasi (TO) yang selama ini diduga sebagai pengedar narkoba di wilayah hukum Polres Semarang. 

TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Gelar kasus hasil Operasi Antik Candi 2021 Polres Semarang, Jumat (9/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Satres Narkoba Polres Semarang meringkus belasan pelaku tindak kejahatan narkotika dalam Operasi Antik Candi 2021.

Kapolres Semarang, AKBP Ari Wibowo mengatakan, 11 tersangka yang ditangkap petugas, sebagian selaku pengedar dan pemakai narkoba beragam jenis.

Baca juga: Ada Kupon Undian Total Rp 4 Juta di Pasar Bedono Semarang, Syarat Belanja Minimal Rp 50 Ribu

Baca juga: Pekerja Serabutan Ini Sasar Konsumen Remaja, Jual Pil Kuning di Genuk Semarang

Baca juga: Pemkot Semarang Bangun 6 Embung Resapan di Muktiharjo Kidul, Ini Manfaatnya saat Hujan

Baca juga: BPBD Kabupaten Semarang Libatkan Difabel dalam Mitigasi Bencana: Biar Siap saat Terjadi Bencana

"Total barang bukti yang kami sita selama operasi sekira 20 hari seperti sabu dimana total beratnya 4,1 gram."

"Lalu ganja 99,2 gram dan tembakau gorila 37,5 gram," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (9/4/2021). 

Menurut AKBP Wibowo, dari 11 tersangka, 4 di antaranya adalah target operasi (TO) yang selama ini diduga sebagai pengedar narkoba di wilayah hukum Polres Semarang

Dia menambahkan, para tersangka dari hasil penyelidikan petugas selama ini memperjualbelikan barang haram tersebut sebagian melalui transaksi online dan offline atau langsung. 

"Modusnya barang narkotika ditaruh pada suatu tempat kemudian diambil oleh pembeli."

"Jika yang online melalui aplikasi pesan WhatsApp," katanya. 

Terkait lokasi yang seringkali digunakan para pengedar tersebar pada beberapa kecamatan di Kabupaten Semarang seperti Kecamatan Bandungan, Bergas, Bringin, dan Ambarawa. 

Dia menjelaskan, para TO yang ditangkap beserta barang bukti yakni Sigit Prayitno, Jaelani alias Bijil, Jamal Ruddin, Muhamad Taufiqi Rohman, Mia Dito Agustianto, dan M Adhi Yuniarko. 

"Soal harga jual narkoba yang para pengedar ini tawarkan ke pengguna masih kami dalami."

"Kami juga masih lakukan pengembangan dan akan terus telusuri muaranya di mana," ujarnya.

Selain menangkap para pelaku, petugas turut menyita barang bukti puluhan handphone, alat hisap, dan lima kendaraan bermotor yang diduga dipakai untuk mobilitas. 

Terhadap para pelaku, lanjutnya, dikenakan Pasal 112 ayat 1 junto Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun dan denda Rp 1 miliar. (M Nafiul Haris)

Baca juga: Dimulai Pekan Depan, Pendataan Perantau Asal Jatiyoso Karanganyar, Camat: Penting Buat Pemantauan

Baca juga: Kelompok Tani Dapat Pinjaman Dana Talangan di Kebumen, Totalnya Capai Rp 1,5 Miliar

Baca juga: Istri Kaget Lihat Gaji Pertama Saya, Biasanya Sehari Rp 5 Juta, Cerita Pengusaha Jadi Bupati Cilacap

Baca juga: Pemkab Banyumas Siapkan 23 Ribu Tes Cepat Antigen bagi Pemudik Lebaran, Biaya Ditanggung Pemudik

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved