Berita Populer

5 Berita Populer: Penertiban Parkir di Kudus City Walk-Kronologi Kecelakaan Maut di Kertek Wonosobo

Berikut lima berita populer dan mendapat perhatian banyak pembaca Tribunbanyumas.com, Rabu:

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RAKA F PUJANGGA
Sejumlah motor pengunjung parkir di sisi utara Kudus City Walk, Selasa (30/3/2021) malam. Sesuai aturan, parkir kendaraan di kawasan ini hanya diperbolehkan di sisi selatan jalan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Pemkab Kudus bakal menerjunkan petugas untuk berjaga di City Walk guna menertibkan parkir. Saat ini, pengunjung masih bandel memarkir kendaraan di sisi utara jalan yang merupakan kawasan larangan parkir.

Artikel terkait penjagaan Kudus City Walk menarik perhatian banyak pembaca Tribunbanyumas.com, Rabu (31/3/2021).

Artikel lain yang mendapat perhatian pembaca di antaranya Pemkab Kudus tak menolak pemudik dan akan menyiapkan tempat karantina terpusat, kronologi kecelakaan di Kertek Wonosobo, wartawan dilarang meliput vaksinasi massal di GOR Satria Purwokerto, dan anak punk di Kota Tegal jadi korban penusukan.

Berikut lima berita populer Tribunbanyumas.com, Rabu:

1. Plt Bupati Kudus Perintahkan Petugas Dishub Berjaga di City Walk, Tertibkan Parkir di Utara Jalan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan mengirimkan petugas untuk menata parkir City Walk, di Jalan Sunan Kudus.

Hal itu menyusul masih banyak pengunjung yang parkir di sebelah utara jalan‎, berdampingan dengan tenda pedagang kaki lima (PKL).

Baca juga: Gelar Aksi Solidaritas, Jurnalis Blora Minta Aparat Usut Kasus Kekerasan pada Wartawan Tempo Nurhadi

Baca juga: Per 1 April, Hasil Tes GeNose C19 Calon Penumpang Kereta Api Hanya Berlaku Sehari Setelah Cek

Baca juga: Pesan Romo Agustinus untuk Umat Kristen di Tegal dalam Paskah 2021: Harus Lebih Peduli dan Peka

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo menyampaikan, sudah memerintahkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus untuk menerjunkan petugasnya.

Namun, kata Hartopo, perintahnya tersebut tidak dilakukan sehingga masih ada yang parkir sembarangan.

"Sudah saya beri arahan begitu, tapi kepala dinasnya ini ndablek (sulit diberi arahan-red)," ujar dia.

Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini.

2. Pemkab Kudus Tak Akan Tolak Pemudik, Siapkan Tempat Karantina Terpusat di Rusunawa Bakalan Krapyak.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus bakal menyiapkan tempat karantina terpusat untuk menampung pemudik meski larangan mudik dikeluarkan pemerintah pusat.

Pemkab Kudus sendiri tidak secara tegas melarang pemudik pemudik yang akan masuk dan pulang bertemu keluarganya di Kudus.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, telah mempersiapkan kembali tempat-tempat karantina, misalnya Rusunawa Bakalan Krapyak.

"Kami, nanti akan mempersiapkan lokasi karantina untuk mencegah lonjakan (kasus Covid-19 dari) pemudik karena yang namanya kangen keluarga, kasihan juga," ucap dia, Selasa (30/3/2021).

Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini.

3. Begini Kronologi Kecelakaan Maut di Kertek Wonosobo, Laju Truk Ekspedisi Mulai Tak Beres di Kalikuto.

Sebuah kecelakaan tragis kembali terjadi di ruas Kertek Wonosono-Parakan Temanggung, tepatnya di Dusun Gondang, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo.

Sebuah truk ekspedisi untuk pengiriman barang (paket) mengalami kecelakaan dan melibatkan sejumlah kendaraan lain.

Kanit Laka Lantas Polres Wonosobo, Ipda S Agista Erick mengatakan, mulanya truk bernomor polisi DA 9117 CC yang dikemudikan Agus Arif, warga Rt 43 Rw 11 Kelurahan Tawangargo, Kecamatan Malang, Kabupaten Malang itu melaju dari arah Parakan Temanggung menuju Wonosobo.

Arus lalu lintas saat itu tidak dalam keadaan ramai.

Kendaraan berat itu melintas di turunan panjang yang kerap memicu kecelakaan.

Nahas, menjelang lokasi kejadian, tepatnya di Desa Kalikuto Kecamatan Kertek, rem kendaraan itu diduga tidak berfungsi. Lajunya menjadi tidak terkendali.

Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini.

4. Dituding Tak Bisa Tanggung Jawab, Wartawan Dilarang Liput Vaksinasi Massal di GOR Satria Purwokerto.

Vaksinasi massal bagi lansia di GOR Satria Purwokerto, Rabu (31/3/2021), tertutup bagi awak media.

Perlakuan yang tak menyenangkan dari pihak panitia pun diterima para jurnilis yang ingin meliput kegiatan tersebut.

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Kamis 1 April 2021 Rp 943.000 Per Gram

Baca juga: Organda Kabupaten Semarang Minta Pemerintah Beri BLT sebagai Kompensasi Larangan Mudik Lebaran

Baca juga: Pemerintah Tolak Demokrat KLB, Demokrat Jateng: Terima Kasih Pemerintah, Sudah Berlaku Adil

Sebagai bentuk protes, belasan wartawan se-Banyumas meletakkan kartu pers dan kamera di depan pintu masuk lokasi vaksinasi dari Kementerian BUMN itu.

Salah satu wartawan Kompas, Wilibrordus Megandhika Wicaksono mengatakan, bersama lima wartawan lain, dia dicegat panitia di pintu masuk saat akan meliput vaksinasi massal bagi lansia di Banyumas Raya itu.

"Katanya, dibatasi, sehari hanya tiga wartawan. Kami, wartawan, tidak bisa seperti itu kan media juga banyak. Kalaupun diminta bergantian tidak apa-apa," katanya kepada Tribunbanyumas.com.

Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini.

5. Ada Tiga Luka di Tubuh Agus, Ditusuk Sesama Anak Punk di Mejabung Kota Tegal, Begini Kronologinya.

Seorang anak punk bernama Agus Budi Setiawan (17), menjadi korban penganiayaan di sebuah terowongan di Jalan Mejabung Kota Tegal, Selasa (30/3/2021).

Dia menjadi korban penusukan sesama anak punk.

Kejadian diperkirakan berlangsung sekira pukul 19.00.

Kasatreskrim Polres Tegal Kota, AKP Syuaib Abdullah mengatakan, penganiayaan tersebut disebabkan karena pertengkaran dua rombongan anak punk yang sedang mengompreng truk.

Korban bersama enam temannya berasal dari Cirebon, Jawa Barat.

"Iya kejadian tersebut disebabkan karena adu mulut sesama anak punk," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (31/3/2021).

Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved