Breaking News:

Berita Travel

Per 1 April, Hasil Tes GeNose C19 Calon Penumpang Kereta Api Hanya Berlaku Sehari Setelah Cek

PT Kereta APi Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang memberlakukan pengambilan sampel tes GeNose C19 maksimal satu hari.

TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
ILUSTRASI. Seorang calon penumpang kereta api jarak jauh melakukan pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun Daop 5 Purwokerto, Minggu (28/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - PT Kereta APi Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang memberlakukan pengambilan sampel tes GeNose C19 maksimal satu hari.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro mengatakan, pengambilan sampel tes GeNose C19 diberlakukan 1x24 jam untuk penumpang kereta jarak jauh. Hal tersebut berlaku mulai Kamis (1/4/2021).

"Sedangkan untuk hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen, pengambilan sampelnya tetap maksimal 3x24 jam, sebelum jadwal keberangkatan KA," jelasnya dalam rilis yang diterima.

Menurutnya, perubahan aturan tersebut menyesuaikan terbitnya Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 12 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 27 Tahun 2021.

"Saat ini, KAI telah menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp 30 ribu," tuturnya.

Baca juga: Catat, Tarif Deteksi Covid-19 Pakai GeNose di Stasiun Naik Jadi Rp 30 Ribu Mulai 20 Maret

Baca juga: Mulai Hari Ini, Calon Penumpang Kereta Bisa Cek Covid Pakai GeNose di Stasiun Purwokerto

Baca juga: Langgar Jam Malam, 2 Tempat Hiburan Malam di Kota Semarang Disegel

Baca juga: Cari Korban di Mal di Kota Semarang, 4 Pelaku Gendam Gasak Uang Rp 90 Juta. Ditangkap saat Karaoke

Dikatakannya, GeNose C19 telah tersedia di 44 stasiun. Di Jawa Tengah, layanan ini dibuka di antaranya di Stasiun Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, Kebumen, serta Gombong.

"Untuk menggunakan layanan pemeriksaan GeNose C19, calon penumpang dilarang merokok, makan, dan minum kecuali air putih, setidaknya 30 menit sebelum dilakukan pemeriksaan," jelasnya.

"Pada saat pelaksanaan, calon penumpang diminta meniup kantong hingga penuh dan mengikuti arahan dari petugas atau petunjuk yang ada di lokasi pemeriksaan," imbuh dia.

Kris menerangkan, KAI juga masih menyediakan rapid test antigen seharga Rp 105 ribu. Rapid test antigen tersedia di 44 stasiun.

"Setiap pelanggan KA Jarak Jauh harus dalam kondisi sehat, tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam, suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, memakai masker kain tiga lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut," terangnya.

Baca juga: Pesan Romo Agustinus untuk Umat Kristen di Tegal dalam Paskah 2021: Harus Lebih Peduli dan Peka

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Kamis 1 April 2021 Rp 943.000 Per Gram

Baca juga: Organda Kabupaten Semarang Minta Pemerintah Beri BLT sebagai Kompensasi Larangan Mudik Lebaran

Baca juga: Pemerintah Tolak Demokrat KLB, Demokrat Jateng: Terima Kasih Pemerintah, Sudah Berlaku Adil

Ia menambahkan, para pelanggan juga tidak diperkenankan berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon atau secara langsung, selama perjalanan.

Bagi pelanggan KA yang perjalanannya kurang dari 2 jam, tidak diperkenankan makan dan minum, terkecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat-obatan.

"Guna mencegah penyebaran Covid-19, setiap pelanggan KA wajib mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved