Breaking News:

Berita Semarang

15 Rumah di Bedono Kabupaten Semarang Rusak Akibat Longsor, Dipicu Hujan Deras 3,5 Jam

Hujan deras yang mengguyur Dusun Wonokasihan, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Senin (29/3/2021) memicu longsor.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Rumah warga di Dusun Wonokasihan, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, ambrol Senin (29/3/2021) malam. Kejadian ini dipicu hujan deras yang melanda kawasan tersebut. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Hujan deras yang mengguyur Dusun Wonokasihan, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Senin (29/3/2021) memicu longsor. Kejadian itu membuat 15 rumah rusak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang Heru Subroto mengatakan, rumah warga yang mengalami kerusakan akibat terdampak tanah longsor berada di RT 01, RT 05, RT 06, RT 07, dan RT 08.

"Peristiwa longsor terjadi sekira pukul 20.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tanah longsor kali ini, hanya kerugian materiil rumah warga rusak dengan kategori berat, sedang, dan ringan. Ini masih kami proses pendataan," terangnya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: Dispar Kabupaten Semarang Andalkan Candi Gedongsongo dan Bukit Cinta, Target 3 Juta Pengunjung

Baca juga: Setiap Kecamatan di Kabupaten Semarang Bakal Punya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu, Ini Tujuannya

Baca juga: Pencuri Bobol Konter HP di Ungaran Kabupaten Semarang, Gondol 5 Power Bank dan Uang Rp 20 Ribu

Baca juga: Bupati Semarang Pastikan Guru Honorer Juga Dapat Vaksin Covid, Pelaksanaan Vaksinasi Bertahap

Ia menambahkan, kerusakan paling parah menimpa rumah warga atas nama Kliwon. Dinding bagian belakang dapur rumahnya jebol akibat terdorong material tanah sehingga roboh.

Sekretaris Desa Bedono Wiwit menyatakan, musibah tanah longsor terjadi setelah hujan berintensitas sedang hingga lebat, yang terjadi mulai pukul 17.05 WIB.

"Akibatnya, beberapa titik terjadi longsor dan material longsoran menghantam permukiman warga yang berada pada lereng perbukitan Kelir," katanya.

Dia menjelaskan, wilayah terdampak longsor meliputi wilayah RT 01 ada empat rumah mengalami kerusakan.

Kemudian, RT 05 satu rumah, dan wilayah RT 06, akses jalan dan sebagian bangunan rumah rusak.

Sisanya, kerusakan rumah terjadi di wilayah RT 07 dan RT 08 total enam rumah yang terdampak.

Baca juga: Disambati Warganya Diperantauan yang Tak Boleh Mudik, Bupati Blora Janji Melobi Gubernur

Baca juga: Pemkab Banyumas Perbolehkan Salat Tarawih Berjemaah di Masjid: Anak-anak dan Lansia Tetap di Rumah

Baca juga: Politeknik Banjarnegara Beri Peluang Siswa SMA Belajar Agro Industri di Kampus, Siap ke Dunia Kerja

Baca juga: Lansia Panti Sosial Dewanata Cilacap Antusias Divaksin Covid, Tertua Berumur 90 Tahun

Wiwit mengungkapkan, longsor juga mengakibatkan beberapa jalan dusun terdampak. Masing-masing, akses jalan Gondang-Gili longsor dan jalur Ndadah-Centong.

"Terkait hal ini, kami terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Semarang guna melakukan penanganan terhadap warga yang terdampak bencana," ujarnya. (*)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved